Olahraga

Febri Hariyadi Pamit: 10 Tahun Penuh Kenangan untuk Persib

×

Febri Hariyadi Pamit: 10 Tahun Penuh Kenangan untuk Persib

Sebarkan artikel ini

Setelah satu dekade mengabdi, Febri Hariyadi, ikon Persib Bandung, menapaki lembaran baru dalam kariernya. Keputusan ini disambut dengan haru dan apresiasi, terutama dari para pendukung setia Maung Bandung, Bobotoh. Febri memilih untuk bergabung dengan Persis Solo, klub yang berbasis di Jawa Tengah, dengan status pinjaman yang akan berlangsung hingga akhir musim Super League 2025/2026.

Refleksi Perjalanan Panjang dan Ikatan Emosional

Melalui akun Instagram pribadinya, Febri menyampaikan sebuah pernyataan yang sarat makna. Perpindahan ini bukan sekadar transaksi profesional, melainkan sebuah momen refleksi mendalam atas perjalanan panjangnya bersama klub yang telah mengantarkannya meraih ketenaran. Bagi Febri, Persib bukan sekadar lapangan hijau tempat ia bertanding, melainkan sebuah “rumah” yang menyimpan segudang kenangan, ikatan emosional yang kuat, serta mimpi-mimpi yang terus tumbuh seiring berjalannya waktu.

“Tempat ini bukan hanya tentang pertandingan, tapi tentang rumah, keluarga, dan mimpi yang tumbuh bersama,” ungkap Febri Hariyadi, yang akrab disapa Bow. Ungkapan ini mencerminkan betapa dalam ia mengaitkan dirinya dengan identitas Persib Bandung. Ia menggambarkan klub sebagai wadah yang tidak hanya mengasah kemampuannya sebagai pesepak bola, tetapi juga membentuknya sebagai pribadi.

Terima Kasih yang Tulus untuk Seluruh Elemen Klub

Febri tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah membersaminya selama ini. Mulai dari rekan-rekan setim yang menjadi garda terdepan di lapangan, para pelatih yang telah memberikan arahan dan ilmu, staf klub yang bekerja di balik layar, hingga tentu saja, para Bobotoh yang selalu memberikan dukungan tanpa henti. Sorakan, dukungan, dan setiap momen yang tercipta bersama akan selalu terukir dalam benaknya dan menjadi bagian tak terpisahkan dari jati dirinya.

Baca Juga :  Herdman Nikmati Atmosfer Super League: Demi Pemain

Ia mengakui bahwa kota tempat Persib bermarkas telah berkontribusi besar dalam membentuk karakter dan mentalitasnya sebagai seorang profesional. Kebanggaan atas pencapaian dan pengalaman yang diraih bersama Persib, baginya, akan tetap abadi, bahkan ketika ia kini memulai babak baru dalam kehidupannya.

Memulai Babak Baru dengan Bekal Pelajaran Berharga

“Hari ini saya memulai chapter baru,” tegas Febri. Ia menjelaskan bahwa langkah ini bukan untuk melupakan masa lalu, melainkan untuk terus bertumbuh dan berkembang. “Bukan untuk meninggalkan, tapi untuk membawa semua pelajaran berharga ke perjalanan berikutnya,” tambahnya. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa keputusannya untuk pindah adalah bagian dari evolusi kariernya, sebuah dorongan untuk mencari tantangan baru dan mengaplikasikan ilmu yang telah didapat.

Febri menegaskan bahwa esensinya tetap sama. Ia adalah sosok yang sama, dengan kecintaan yang tak pernah pudar pada dunia sepak bola, dan rasa hormat yang mendalam kepada semua orang yang telah menjadi bagian dari perjalanannya. Ucapan terima kasih yang mengakhiri pesannya menjadi penutup yang manis, menegaskan betapa berarti perjalanan yang telah ia lalui.

Baca Juga :  PSM vs Semen Padang: Juku Eja Tertekan, Kabau Sirah Mengancam

Simbol Ikatan Kuat antara Pemain dan Penggemar

Bagi para Bobotoh, kata-kata Febri bukan sekadar ucapan perpisahan, melainkan sebuah simbol dari ikatan kuat yang telah terjalin antara seorang pemain dan klubnya selama bertahun-tahun. Kepergian seorang pemain produktif seperti Febri tentu saja menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Ia adalah salah satu contoh nyata pemain lokal yang berhasil menembus tim utama dan menjadi pilar penting berkat pembinaan yang baik.

Setiap langkah selanjutnya dalam kariernya akan terus dinanti, baik oleh para penggemar lamanya maupun oleh pecinta sepak bola Indonesia secara umum. Kini, sebuah babak baru telah resmi dimulai. Namun, satu hal yang tetap ditegaskan oleh Febri adalah rasa cinta yang sama pada permainan sepak bola dan penghargaan yang terus mengalir untuk perjalanan yang telah membentuk dirinya hingga saat ini.

“Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan saya,” tutup Febri Hariyadi, mengukuhkan kembali rasa syukurnya atas setiap momen yang telah dilalui. Keputusannya ini membuka pintu bagi Persib untuk regenerasi dan bagi Febri untuk terus mengukir prestasi di panggung sepak bola Indonesia.