Berita UtamaDaerahKupangNewsNTT

Gerakan Pangan Murah Di Kupang Terapkan Transaksi Digital

×

Gerakan Pangan Murah Di Kupang Terapkan Transaksi Digital

Sebarkan artikel ini
Antrian warga Kota Kupang membeli beras premium dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah, berlokasi di Alun-Alun Kota Kupang, Rabu 6/3/24. (Foto : Marcho/Alreinamedia.com)

Alreinamedia.com-Kupang, Dalam rangka stabilisasi pasokan pangan dan keterjangkauan harga pangan menyambut hari besar Keagamaan Tahun 2024, Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerjasama dengan Bank Indonesia Provinsi NTT dan Bulog, menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan menerapkan Transaksi Digital.

Transaksi digital yang digunakan adalah pembelian pangan murah menggunakan QRIS yang merupakan sistim pembayaran untuk mendukung perekonomian. Dengan QRIS, masyarakat akan dapat membeli beras premium seberat 5Kg ditambah minyak goreng 1 Liter secara gratis dengan harga 60 Ribu.

QRIS hanya digunakan saat bertransaksi untuk pembayaran beras premium, namun untuk komoditi seperti telur, cabai, bawang merah, bawang putih, dan lain-lain transaksinya tetap secara langsung.

Masih banyak warga yang kesulitan mendapatkan beras premium dikarenakan belum memiliki QRIS. Namun untuk mengatasi kesulitan tersebut, Bank Indonesia Provinsi NTT memfasilitasi pihak perbankan untuk hadir di lokasi agar membantu warga yang belum memiliki QRIS supaya bisa bertransaksi.

Antrian warga Kota Kupang membeli beras premium dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah, berlokasi di Alun-Alun Kota Kupang, Rabu 6/3/24. (Foto : Marcho/Alreinamedia.com)

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati mengakui masih banyak masyarakat tidak bisa berbelanja kebutuhan pangan dikarenakan tidak memiliki Qris. “Dengan keadaan seperti ini kita bisa tahu masih banyak masyarakat belum memanfaatkan teknologi digital. Ini menjadi tugas kami dan perbankan untuk lebih mendorong masyarakat agar lebih mengenal transaksi secara digital” Ungkapnya Saat ditemui Alreinamedia.com dalam Lounching Kegiatan Gerakan Pangan Murah, berlokasi di Alun-Alun Kota Kupang, Rabu 6/3/24.

Baca Juga :  Idul Adha Penuh Berkah, BRK Syariah Tebar Kurban di Natuna

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, turut hadir di lokasi untuk melihat secara langsung kegiatan tersebut.

Beliau menyampaikan saat ini harga pangan di pasaran dalam kondisi tidak stabil dan mengalami kenaikkan, oleh karena itu pemerintah melakukan intervensi diantaranya dengan kegiatan pangan murah, pasar murah, dan operasi pasar, agar dapat menjaga stabilisasi pasokan dan keterjangkauan harga pangan.

“Setiap hari senin pemerintah Kota Kupang bersama Kementerian dalam Negeri selalu melakukan zoom pengendalian inflasi, kami memperoleh informasi bahwa untuk komoditi pangan saat ini musim panennya sedang bergeser. Hal ini yang mempengaruhi ketersediaan stok pangan menjadi kurang stabil” Ungkap Ignasius.

Beliau berharap masyarakat tidak panik dengan kondisi harga beras yang meningkat atau ketersediaan stok pangan yang berkurang, Karena pihak pemerintah sudah berkoordinasi dengan Bulog dan hasilnya untuk stok saat ini cukup banyak dan stok yang baru sedang dalam perjalanan ke Kupang.

Baca Juga :  Weekend di La Bella Vita BWP Panbil Ditemani Live Music Jazz

Dikesempatan lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Drs, Iskandar Kapitan, yang juga berada di lokasi menyampaikan bahwa stok beras premium untuk lounching hari ini diturunkan sebanyak 1 TON dan semunya habis dalam waktu yang cukup cepat. karena banyak warga lebih memilih mendapatkan beras premium dibandingkan komoditi lainnya.

Setelah ini, kedepannya kegiatan Gerakan Pangan Murah akan dilakukan secara bergiliran di 6 Kecamatan dalam Kota Kupang setiap triwulan.

“Kami membatasi setiap orang hanya boleh membeli maksimal 10Kg beras premium, agar warga lain juga bisa mendapatkannya. Ketersediaan beras hanya dikhususkan untuk warga kurang mampu, bukan untuk PNS yang datang berbelanja. PNS sudah ada jatah beras dari pemerintah, tapi untuk komoditi lainnya boleh dibeli.” kata Drs, Iskandar.

Berikut daftar harga komoditi di lokasi kegiatan Gerakan Pangan Murah : Beras Premium 5 Kg dan gratis 1 Liter Minyak Goreng Seharga 60 Ribu, Telur 60 Ribu/Krat, Bawang Merah 30 Ribu/Kg, Bawang Putih 40 Ribu/Kg, Wortel 18 Ribu/Kg, Tomat 10 Ribu/Kg, dan Lombok 10 Ribu/150 Gram.  (Marco)

Redaktur: Arizki