Berita PilihanDaerahKepriNatunaOpiniPemilu 2024Politik

Golkar dan Gerindra Berduet di Pilkada 2024 ? “Bagaimana Nasib Pertahana “

×

Golkar dan Gerindra Berduet di Pilkada 2024 ? “Bagaimana Nasib Pertahana “

Sebarkan artikel ini
2 Tokoh Kandidat yang di isukan akan berlaga di Pilkada Natuna Tahun 2024 (Foto:Istw)

Alreinamedia.com-Natuna, Kabupaten Natuna adalah daerah strategis di Indonesia yang memiliki potensi sumber daya alam dan geopolitik yang penting. Politik di Natuna cenderung dipengaruhi oleh isu-isu teritorial, ekonomi maritim, dan keberlanjutan lingkungan. Kandidat yang dapat mengelola isu-isu ini dengan baik akan memiliki keunggulan.

Jelang pendaftaran Pilkada 2024 yang beberapa bulan lagi akan dilaksankan, beberapa tokoh kini mulai diperbincangkan Wan Siswandi dan Rodial Huda Tokoh sentris, yang tentunya saat ini masih menjabat sebagai Bupati Natuna dan Wakil Bupati Natuna, merupakan salah seorang tokoh Politik PDIP yang mana bisa membawa Partai PDIP memenangkan Pileg di Kabupaten Natuna.

Sayangnya meskipun, Partai PDIP saat ini memenangkan pileg di Kabupaten Natuna, tetapi lawan yang akan di hadapi Wan Siswandi dan Rodial Huda di pilkada 2024 juga tidak tanggung-tanggung yaitu kulisi Golkar dan Gerindra yang mana 2 partai tersebut mempunyai mesin politik yang cukup kuat dari pusat hingga ke daerah. Sebut saja dari Ketua Umumnya Ada Prabowo Subianto dan Juga Air Langga Hartanto untuk perwakilan Kepri sendiri untuk perwakilan DPR RI akan ada Rizki Faisal dari Golkar dan Ir Endipat dari Partai Gerindra.

Baca Juga :  Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkotika Internasional Indonesia-Malaysia

Belum lagi untuk perwakilan Legeslatif di Propinsi Kepri, Partai Gerindra merupakan partai Pemenang di DPR Propinsi Kepri, disusul Partai Golkar yang tentunya akan memudahkan Cen Sui Lan dan Jarmin Sidik menjalankan roda pemerintahan di Natuna jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Natuna pada Pilakada 2024

Selain faktor-faktor di atas, dinamika lokal dan nasional, seperti isu-isu sosial, ekonomi, dan budaya, juga akan berperan dalam menentukan kualifikasi besar calon yang akan maju.

Kandidat yang mampu mengakomodasi kepentingan beragam kelompok masyarakat dan memahami dinamika politik lokal dengan baik akan memiliki peluang yang lebih baik untuk maju.

Dengan mempertimbangkan semua faktor ini, kualifikasi besar untuk Pilkada Natuna 2024 mencakup tidak hanya potensi calon dan partai politik yang terlibat, tetapi juga kemampuan untuk mengelola isu-isu krusial yang mempengaruhi Natuna sebagai daerah strategis di Indonesia. (Arizki)