Ekonomi

Harga Emas Antam Cirebon-Kuningan: Roller Coaster Stagnan, Anjlok Rp260.000

×

Harga Emas Antam Cirebon-Kuningan: Roller Coaster Stagnan, Anjlok Rp260.000

Sebarkan artikel ini

Emas Antam Alami Koreksi Tajam Pasca Pecah Rekor, Bagaimana Tren di Daerah?

Pasar emas Indonesia tengah dilanda gejolak yang signifikan. Setelah sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) 24 karat mengalami penurunan drastis. Fenomena ini bagaikan naik roller coaster, memberikan kejutan bagi para investor dan pedagang.

Pada hari Minggu, 1 Februari 2026, harga emas Antam 24 karat dilaporkan anjlok sebesar Rp 260.000 per gram, kini diperdagangkan di angka Rp 2.860.000 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian serius mengingat tren kenaikan yang begitu pesat sebelumnya.

Berdasarkan data yang diperbarui oleh Logam Mulia Antam per tanggal 31 Januari 2026, tidak hanya emas dalam satuan gram yang mengalami koreksi. Ukuran-ukuran emas batangan lainnya pun turut merasakan imbasnya. Sebagai contoh, emas dengan berat 0,5 gram kini dijual dengan harga Rp 1.480.000.

Puncak lonjakan harga emas Antam terjadi pada hari Kamis, 29 Januari 2026, di mana harga per gramnya sempat menyentuh angka fantastis Rp 3.168.000. Namun, euforia rekor tersebut hanya berlangsung singkat. Dalam dua hari berturut-turut setelahnya, harga emas mulai menunjukkan tren pelemahan.

Pada hari Jumat, 30 Januari 2026, harga emas Antam tercatat kembali melemah sebesar Rp 48.000 per gram, menjadi Rp 3.120.000 per gram. Lebih lanjut, harga buyback (harga beli kembali oleh Antam) juga mengalami koreksi yang cukup dalam, bahkan turun hingga Rp 285.000 per gram, menjadi Rp 2.654.000 per gram. Perlu dipahami bahwa harga buyback adalah patokan harga yang akan diberikan Antam ketika investor memutuskan untuk menjual kembali emas miliknya kepada perusahaan.

Baca Juga :  Langkah Maju UMKM HBPN Ngawi: 52 Usaha Resmi Kantongi Sertifikat Halal

Pergerakan Harga Emas di Daerah: Subang dan Sumedang Tetap Stabil?

Di tengah fluktuasi tajam yang terjadi pada harga emas Antam secara nasional, bagaimana dengan kondisi di beberapa daerah seperti Subang dan Sumedang? Berdasarkan pantauan di lapangan, harga emas Antam di kedua wilayah tersebut dilaporkan tidak mengalami perubahan yang berarti pada hari Minggu, 1 Februari 2026.

Harga emas batangan Antam di Subang dan Sumedang masih terpantau stabil di angka Rp 2,86 juta per gram. Sementara itu, harga buyback emas di daerah-daerah tersebut juga tidak menunjukkan pergerakan, tetap berada di kisaran Rp 2,65 juta per gram.

Mekanisme Pembaruan Harga Emas Antam

Penting untuk diketahui bahwa pembaruan harga emas Antam secara resmi dilakukan setiap hari pada pukul 08.30 WIB. Namun, secara umum, harga emas cenderung tidak mengalami perubahan signifikan pada hari Minggu. Harga logam mulia yang tertera pada pagi hari biasanya masih bersifat sementara, menunggu pembaruan resminya dirilis.

Apabila terjadi perubahan harga pada pembaruan berikutnya, angka baru tersebut akan menjadi acuan resmi untuk transaksi emas Antam pada hari itu.

Rincian Harga Emas Antam per 1 Februari 2026

Berikut adalah rincian harga emas Antam berdasarkan berbagai ukuran per hari Minggu, 1 Februari 2026:

  • Harga Emas 0,5 gram: Rp 1.480.000
  • Harga Emas 1 gram: Rp 2.860.000
  • Harga Emas 2 gram: Rp 5.660.000
  • Harga Emas 3 gram: Rp 8.465.000
  • Harga Emas 5 gram: Rp 14.075.000
  • Harga Emas 10 gram: Rp 28.095.000
  • Harga Emas 25 gram: Rp 70.112.000
  • Harga Emas 50 gram: Rp 140.145.000
  • Harga Emas 100 gram: Rp 280.212.000
  • Harga Emas 250 gram: Rp 700.265.000
  • Harga Emas 500 gram: Rp 1.400.320.000
  • Harga Emas 1.000 gram: Rp 2.800.600.000
Baca Juga :  Pejabat Bursa & OJK Mundur, Dirut BTN Belum Putuskan Buyback Saham

Analisis Tren dan Faktor yang Mempengaruhi

Koreksi tajam harga emas setelah mencapai rekor tertinggi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah aksi ambil untung oleh investor yang telah meraih keuntungan signifikan dari kenaikan sebelumnya. Selain itu, perubahan sentimen pasar global, penguatan mata uang dolar Amerika Serikat, atau perubahan kebijakan moneter dari bank sentral negara-negara besar juga dapat memberikan tekanan pada harga emas.

Bagi investor, fluktuasi harga emas ini menjadi pengingat pentingnya diversifikasi portofolio dan pemahaman mendalam tentang dinamika pasar. Kenaikan dan penurunan harga emas merupakan hal yang lumrah terjadi, dan investor yang bijak akan selalu memantau perkembangan serta mengambil keputusan berdasarkan analisis yang matang.

Meskipun harga emas Antam mengalami koreksi signifikan, tren jangka panjangnya masih tetap menarik untuk dicermati. Emas seringkali dianggap sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global, yang membuatnya tetap diminati oleh para investor sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan gejolak pasar.

Penting bagi masyarakat untuk selalu merujuk pada sumber informasi resmi dan terpercaya terkait harga emas. Dengan memahami mekanisme pembaruan harga dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, diharapkan masyarakat dapat membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan terinformasi.