Berita

IHSG Hari Ini Cuma “Rebound” Terbatas, Ini Rekomendasi Sahamnya

×

IHSG Hari Ini Cuma “Rebound” Terbatas, Ini Rekomendasi Sahamnya

Sebarkan artikel ini



JAKARTA, Alreinamedia.com

– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi memiliki peluang untuk menguat dalam kisaran terbatas pada perdagangan Rabu (15/10/2025). Pada hari sebelumnya, indeks ditutup melemah sebesar 1,95 persen ke level 8.066. Tekanan jual yang masih berlangsung menyebabkan indeks sempat menembus moving average 20 hari.

Analis dari PT MNC Sekuritas dalam riset harian mereka menjelaskan bahwa pergerakan IHSG saat ini sedang berada di fase awal pembentukan wave 2 dari wave 3. Hal ini menunjukkan potensi koreksi lanjutan sebelum indeks kembali melanjutkan penguatan.

“Selama IHSG belum mampu menembus level 8.166, indeks masih rentan melemah dan akan mencoba area gap di kisaran 7.720–7.937. Namun, dalam jangka pendek, peluang menguat terbatas tetap terbuka menuju 8.092–8.166,” tulis tim riset MNC Sekuritas pada Rabu (15/10/2025).

Baca Juga :  Prajurit Antap dan Siswa Kodikdukum Kodiklatal Pembinaan Phisik Lari Siang 

Dari segi teknikal, tingkat support IHSG berada di 8.022 dan 7.913, sementara resistance berada di 8.169 dan 8.260.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Untuk perdagangan jangka pendek hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan berikut:

  • CDIA (PT Cipta Dana Investama Asia Tbk) – Spekulasi Buy di area 1.805–1.925 dengan target harga 2.050–2.130 dan stop loss di bawah 1.785.
  • ISAT (PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk) – Buy on Weakness di kisaran 1.690–1.750 dengan target harga 1.910–2.050 dan stop loss di bawah 1.615.
  • JSMR (PT Jasa Marga Tbk) – Buy on Weakness di area 3.740–3.780 dengan target harga 3.950–4.090 dan stop loss di bawah 3.700.
  • RATU (PT Mitratel Nusantara Energi Tbk) – Buy on Weakness di kisaran 7.725–8.350 dengan target harga 10.050–11.250 dan stop loss di bawah 7.275.
Baca Juga :  Cari Motor Bekas Awet? 7 Rekomendasi Motor Muda Harga Stabil

Analis menilai bahwa arah IHSG masih cenderung konsolidatif dalam jangka pendek. Hal ini disebabkan oleh peningkatan volatilitas global serta rilis data ekonomi domestik yang memengaruhi sentimen pasar.

Investor disarankan untuk memperhatikan area support di bawah 8.000 sebagai momentum akumulasi bertahap. Selain itu, penting untuk tetap menjaga posisi trading secara disiplin, terutama pada saham-saham yang memiliki fundamental kuat.

Catatan Penting

Disclaimer: Artikel ini tidak merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Semua rekomendasi dan analisis saham berasal dari analis sekuritas yang bersangkutan. Alreinamedia.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Pastikan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.