Ekonomi

IHSG Meroket, Rupiah Perkasa di Rp 16.921

×

IHSG Meroket, Rupiah Perkasa di Rp 16.921

Sebarkan artikel ini

Pergerakan Positif IHSG dan Penguatan Rupiah di Awal Perdagangan


Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Kamis, 22 Januari, dibuka dengan tren positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak di zona hijau sejak awal sesi. Pada saat pembukaan perdagangan, IHSG tercatat mengalami kenaikan signifikan sebesar 43,421 poin atau 0,48 persen, membawanya ke level 9.053,751.

Momentum positif ini sudah terlihat sejak sesi pre-opening. Dalam periode tersebut, IHSG berhasil menguat sebanyak 41,837 poin, yang setara dengan peningkatan 0,46 persen. Kenaikan ini membawa indeks acuan pasar saham Indonesia ke posisi 9.052,168 sebelum perdagangan reguler resmi dimulai.

Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS

Selain pergerakan positif di pasar saham, pasar keuangan domestik juga menunjukkan kabar baik dari sisi mata uang. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari yang sama juga dilaporkan mengalami penguatan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Bloomberg pada pukul 09.00 WIB, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di angka Rp 16.921. Angka ini menunjukkan penguatan sebesar 15,00 poin, atau setara dengan 0,09 persen, dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya. Penguatan rupiah ini memberikan sentimen positif tambahan bagi para pelaku pasar dan perekonomian secara umum.

Baca Juga :  Pergub Terbit, bright PLN Batam Implementasikan Penyesuaian Tarif Rumah Tangga

Kondisi Bursa Saham Asia Pagi Ini

Sentimen positif yang melanda pasar keuangan Indonesia tampaknya sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa saham di kawasan Asia pada pagi hari ini. Sejumlah indeks saham utama di berbagai negara Asia juga menunjukkan tren penguatan, mencerminkan optimisme investor di kawasan tersebut.

Berikut adalah rincian pergerakan beberapa indeks saham utama di Asia:

  • Indeks Nikkei 225 (Jepang):
    Indeks saham unggulan Jepang ini mencatat kenaikan yang cukup impresif. Nikkei 225 menguat sebesar 966,398 poin, yang berarti bertambah 1,83 persen. Level penutupan sementara indeks ini berada di angka 53.741,000.
  • Indeks Hang Seng (Hong Kong):
    Bursa saham Hong Kong, yang diwakili oleh Indeks Hang Seng, juga turut berpartisipasi dalam tren penguatan. Indeks ini naik tipis sebesar 48,750 poin, atau 0,18 persen, dengan posisi berada di 26.633,810.
  • Indeks SSE Composite (China):
    Pasar saham daratan China, melalui Indeks SSE Composite, menunjukkan pergerakan positif. Indeks ini bertambah 14,020 poin, setara dengan 0,34 persen, dan diperdagangkan di level 4.130,959.
  • Indeks Straits Times (Singapura):
    Indeks saham utama Singapura, Straits Times, juga mencatatkan penguatan. Indeks ini menguat 17,560 poin, atau 0,37 persen, dan berada di level 4.827,439.
Baca Juga :  Emas Antam 22 Des 2025: Cek Harga Terbaru

Secara keseluruhan, pembukaan perdagangan pada Kamis, 22 Januari, menunjukkan gambaran yang optimis bagi pasar keuangan Indonesia dan kawasan Asia. Penguatan IHSG dan rupiah, sejalan dengan kenaikan di bursa saham Asia, memberikan angin segar bagi para investor dan para pemangku kepentingan di pasar modal. Analis pasar memperkirakan pergerakan ini dapat berlanjut sepanjang hari, tergantung pada perkembangan data ekonomi global dan domestik serta sentimen pasar yang terus berubah.