Berita

Info Terbaru! Persyaratan dan Cara Daftar Bansos PKH Lansia 2025, Termasuk Batas Usia

×

Info Terbaru! Persyaratan dan Cara Daftar Bansos PKH Lansia 2025, Termasuk Batas Usia

Sebarkan artikel ini

Program Bantuan Sosial untuk Lansia di Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus berupaya menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satu program yang konsisten disalurkan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) Lansia. Program ini tidak hanya menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap lansia, tetapi juga bertujuan untuk menjaga kesejahteraan mereka di masa tua.

Program PKH Lansia dirancang khusus untuk lansia dari keluarga yang tidak mampu. Tujuannya adalah agar para lansia dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka secara layak. Bantuan ini diperuntukkan bagi lansia yang berusia 60 tahun ke atas, sehingga mereka bisa hidup lebih sejahtera dan nyaman di hari tuanya.

Persyaratan Pendaftaran PKH untuk Lansia

Agar bisa menerima bantuan dari PKH Lansia, calon penerima harus memenuhi beberapa persyaratan penting:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)

    Calon penerima harus merupakan WNI sejati. Status kewarganegaraan ini harus dibuktikan dengan dokumen kependudukan sah seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan/atau Kartu Keluarga (KK). Dokumen-dokumen ini digunakan untuk memastikan identitas dan legalitas calon penerima di mata hukum negara.

  • Usia Minimal 60 Tahun

    Calon penerima harus memiliki usia 60 tahun atau lebih pada saat proses pendaftaran dilakukan. Batas usia ini ditetapkan untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran kepada lansia yang sudah memasuki usia lanjut dan seringkali mengalami keterbatasan dalam produktivitas ekonomi.

  • Termasuk dalam Keluarga Miskin atau Rentan Miskin

    Salah satu prinsip utama dari program bansos adalah target sasaran yang tepat. Oleh karena itu, lansia yang ingin mendaftar harus berasal dari keluarga yang dikategorikan sebagai miskin atau rentan miskin.

  • Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)

    Agar penyaluran bantuan lebih akurat dan terintegrasi, calon penerima harus terdata secara resmi dalam DTSEN. DTSEN adalah database nasional yang dikelola oleh Kemensos, yang mencakup informasi lengkap tentang status sosial dan ekonomi penduduk yang berhak menerima bantuan sosial.

  • Tidak Sedang Menerima Bantuan Sosial Sejenis

    Prinsip keadilan dan pemerataan menjadi dasar penyaluran bansos. Oleh karena itu, lansia yang mendaftar tidak boleh sedang menerima bantuan sosial lain yang memiliki tujuan serupa dari program pemerintah lain.

  • Prioritas untuk Lansia yang Hidup Sendiri

    Dalam upaya memberikan perlindungan maksimal bagi kelompok yang paling rentan, lansia yang hidup sendirian tanpa keluarga pendamping akan diberikan prioritas dalam penerimaan bantuan PKH.

Baca Juga :  Selama 2 Hari, Presiden Lakukan Kunker Ke Jawa Barat

Cara Mendaftar Bansos PKH Lansia Lewat DTSEN

Jika lansia merasa memenuhi syarat, berikut langkah-langkahnya:

  • Siapkan dokumen kependudukan seperti KTP dan KK.
  • Datangi kantor kelurahan atau desa sesuai alamat yang tercantum dalam KTP.
  • Beritahu petugas bahwa Anda ingin mendaftar ke DTSEN sebagai calon penerima PKH Lansia.
  • Petugas akan melakukan pendataan dan musyawarah desa untuk verifikasi lapangan.
  • Setelah diverifikasi, data calon penerima akan disampaikan ke Kemensos untuk proses penetapan akhir.
  • Setelah data diterima, calon penerima bisa memantau status kepesertaan secara online melalui laman https://cekbansos.kemensos.go.id.

Dengan adanya program ini, diharapkan lansia Indonesia bisa mendapatkan dukungan yang layak, baik secara finansial maupun sosial.