Harapan Herve Renard untuk Kembali ke Afrika dan Membawa Arab Saudi ke Piala Dunia 2026
Pelatih asal Prancis, Herve Renard, mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Benua Afrika di masa depan. Saat ini, ia sedang menjalani kesempatan kedua bersama tim nasional Arab Saudi, dengan target utama adalah membawa Elang Hijau melaju ke Piala Dunia 2026.
Herve Renard, yang berusia 57 tahun, sebelumnya pernah memimpin dua tim nasional Afrika, yaitu Zambia (2011-2013) dan Pantai Gading (2014-2015). Di bawah asuhannya, kedua tim tersebut berhasil meraih gelar juara Piala Afrika. Setelah itu, ia melanjutkan karier di klub Prancis Lille, lalu bergerak ke Maroko, hingga akhirnya bergabung dengan Arab Saudi pada tahun 2019.
Sejak saat itu, Renard menangani tim nasional Arab Saudi selama empat tahun hingga 2023. Dalam 45 pertandingan, Arab Saudi mencatat rata-rata kemenangan sebesar 1,65 poin per laga. Salah satu pencapaian terpentingnya adalah ketika mengalahkan Argentina, sang juara dunia, dalam laga pembuka Piala Dunia 2022 dengan skor 2-1.
Namun, setelah hasil yang kurang optimal, Renard akhirnya dipecat. Arab Saudi kemudian menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih baru. Sayangnya, di bawah Mancini, performa tim tidak menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rasio kemenangan hanya 1,44 poin per laga dari total 18 pertandingan.
Federasi Sepak Bola Arab Saudi pun akhirnya kembali menunjuk Herve Renard, yang dinilai memiliki chemistry yang baik dengan para pemain. Kini, Renard berada di ujung tanduk dalam upayanya membawa Arab Saudi lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Jika sukses di babak kualifikasi, nasibnya akan bertahan hingga Piala Asia 2027 mendatang yang digelar di Arab Saudi.
Namun, jika gagal, masa depannya masih belum jelas. Kontrak Renard dengan Arab Saudi berlaku hingga Juni 2027 mendatang.
Impian untuk Kembali ke Afrika dan Menjadi Pelatih Piala Dunia 2034
“Saya berharap suatu hari nanti saya akan kembali ke Afrika, mungkin ketika saya dipecat, atau ketika saya merasa waktunya tepat,” ujar Herve Renard kepada media Prancis, L’Equipe.
Ia juga menyampaikan harapan lainnya, yaitu bisa menjadi pelatih tim nasional untuk Piala Dunia 2034 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi. Meskipun usianya akan menginjak 67 tahun, ia tetap optimis bisa menjalankan tugas tersebut.
“Saya berharap bisa menjadi pelatih tim nasional di Piala Dunia 2034 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi. Saya akan berusia 66 atau 67 tahun saat itu, dan itu tidak masalah,” tegasnya.
Kesempatan Kedua untuk Arab Saudi
Kesempatan kedua bagi Herve Renard datang dalam bentuk tugas berat untuk membawa Arab Saudi melalui babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Arab Saudi diuntungkan karena ditunjuk sebagai tuan rumah Grup B, yang melibatkan Timnas Indonesia dan Irak.
Jika gagal, Renard siap menerima surat pemecatan dari SAFF. Ia menyatakan bahwa ini adalah kesempatan terakhir setelah Arab Saudi finis di posisi ketiga di babak ketiga, di belakang Jepang dan Australia.
“Ini kesempatan kedua setelah kami menyelesaikan babak ketiga di posisi ketiga di belakang Jepang dan Australia,” ujarnya.
“Jika kami tidak berhasil sekarang, berarti kami tidak layak lolos. Kalau begitu, bandaranya tidak jauh, hanya 20 kilometer,” tambahnya soal nasibnya.
“Tidak ada yang mengejutkan, karena semuanya tertulis di kontrak. Ketika saya tiba sebagai penerus Roberto Mancini (Oktober 2024), saya menyadari besarnya tantangan, dan itu tidak mudah,” jelasnya.
Sejak saat itu, Renard telah memimpin Arab Saudi dalam 16 pertandingan di berbagai kompetisi. Mulai dari laga imbang melawan Australia (0-0) pada November 2024 hingga laga uji coba melawan Ceko (1-1) pada September 2025, ia hanya memenangkan 6 pertandingan dari 16 laga.
Banyak yang menjadi sorotan Elang Hijau, baik dari produktivitas gol maupun kesolidan lini pertahanan. Dari total laga di atas, Arab Saudi hanya menghasilkan 5 laga tanpa kebobolan, termasuk saat menahan imbang Jepang pada Maret lalu.















