KUPANG – Gerakan pangan murah merupakan salah satu upaya Badan Pangan Nasional dalam pengendalian inflasi dengan menggandeng stakeholder terkait yakni dinas yang menangani urusan pangan, BUMN pangan, BUMD Pangan, Petani, Peternak, Poktan dan pelaku usaha pangan lainnya, untuk menyediakan pangan murah berkualitas kepada masyarakat dengan harga di bawah pasar.
Dalam rangka hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang bekerjasama dengan Badan Pangan Nasional melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan menggandeng mitra dagang seperti Bulog, kelompok tani binaan, dan mitra distributor lainnya sebagai Penyalur Bahan Pangan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok di tingkat produsen dan konsumen serta memberikan kemudahan aksesibilitas pangan bagi masyarakat Kota Kupang.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah mulai dibuka pada Senin 4/12/23 berlokasi di Halaman depan gereja kaisarea, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Prov.NTT, dipantau langsung Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Drs, Iskandar Kapitan.

Komoditas yang dijual dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah ini adalah Beras SPHP, Telur, Bawang Merah, Bawang Putih, Cabai, Minyak Goreng, Gula Pasir dan Daging Ayam.
Pantauan media di lokasi terlihat Warga sekitar mulai berdatangan sesaat setelah pembukaan Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut sudah dilakukan.
Beberapa warga yang sementara melewati lokasi kegiatan pun menyempatkan untuk melihat dan membeli Kebutuhan pangan yang diinginkan.
Kegiatan ini akan dilaksanakan berlanjut pada 5 Kecamatan lainnya di kota kupang.
Berikut Jadwal dan lokasi Kegiatan Gerakan Pangan Murah selanjutnya :
- Selasa 5/12/23 dilaksanakan di halaman depan Gereja Syalom Airnona, Kecamatan Kota raja.
Rabu, 6/12/23 dilaksanakan di halaman depan Gereja Kota Kupang, Kecamatan Kota Lama.
Kamis, 7/12/23 dilaksanakan di halaman depan Gereja Paniel Oebobo, Kecamatan Oebobo.
Jumat, 8/12/23 dilaksanakan di halaman depan Gereja GMIT Lahai Roi, Kecamatan Alak.
Sabtu, 9/12/23 dilaksanakan di halaman depan Gereja GMIT Galed, Kecamatan Kelapa Lima.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini kami membantu masyarakat agar mendekati hari perayaan natal dan tahun baru ini masyarakat bisa mendapatkan komoditi dengan harga yang cukup murah dan dibawah dari harga pasar,” Hal ini dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Drs, Iskandar Kapitan.
“Apabila terjadi gejolak harga di pasar maka dari pihak pemerintah Kota Kupang akan mengintervensinya,” tambahnya.
“Tahun lalu kita melaksanakan gerakan pangan murah masih menggunakan anggaran dari pusat, tapi tahun ini kami intervensi dengan anggaran pemerintah kota kupang melalui dana BTT,” Ungkap Kadis.
Dana BTT yang dianggarkan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah saat ini adalah sebesar 120 juta untuk 6 kecamatan yang menjadi lokasi kegiatan di Kota Kupang.
Kadis juga mengharapkan agar masyarakat yang membeli Pangan Murah tersebut, khususnya beras SPHP atau beras bersubsidi ini betul-betul digunakan sesuai kebutuhannya. Tidak boleh membeli untuk dijual kembali. Jika ada temuan di lapangan maka akan ditindak oleh Satgas Pangan.
Satgas pangan memiliki fungsi mengoptimalkan pemantauan atas ketersediaan stabilitas harga serta kelancaran distribusi pangan, mengantisipasi gejolak harga yang lebih tinggi di tingkat konsumen, dan mempertimbangkan jika perlu ada intervensi operasi pasar.
“Saya berharap masyarakat terus memantau harga-harga pasar pada saat bulan Desember ini. Stok pangan dan beras untuk Kota Kupang masih aman karena kami selalu kerjasama dengan Bulog,” Jelas Kadis.
Sejauh ini harga sembako masih terpantau relatif stabil meski ada harga sejumlah bahan pokok yang merangkak naik.
Laju Inflasi di Kota Kupang pada bulan November 2023 turun dari 3,81 persen menjadi 1,98 persen dan dibawah rata-rata nasional.
Diharapkan dengan adanya Program-program Pemerintah Kota Kupang baik dalam bentuk intervensi pasar, Pasar murah bersubsidi, dan Gerakan Pangan Murah dengan menggunakan anggaran BTT dapat mengurangi tingkat inflasi Kota Kupang kedepannya. (Marcho)

















