Berita

Jawa Barat Memimpin Klasemen PON Bela Diri Kudus 2025 dengan 75 Medali

×

Jawa Barat Memimpin Klasemen PON Bela Diri Kudus 2025 dengan 75 Medali

Sebarkan artikel ini

Kontingen Jawa Barat Masih Memimpin Klasemen Sementara PON Bela Diri Kudus 2025

Kontingen Jawa Barat (Jabar) masih memegang posisi teratas dalam klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Kudus 2025 hingga tahap ketiga. Tahap ini menghadirkan cabang olahraga wushu dan ju-jitsu yang menjadi fokus utama pertandingan.

Hingga Jumat (24/10) pukul 21.00 WIB, Jabar telah berhasil mengumpulkan total 75 medali yang terdiri dari 30 emas, 14 perak, dan 31 perunggu. Angka ini menunjukkan konsistensi dan dominasi yang kuat dari kontingen Jabar di ajang olahraga bela diri nasional tersebut.

Muhammad Budiana, Ketua Kontingen Jawa Barat, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kesungguhan seluruh elemen, termasuk atlet, pelatih, serta pengurus cabang olahraga bela diri yang bekerja sama di bawah koordinasi KONI Jabar.

“Pencapaian ini membuktikan keseriusan kami dalam pembinaan dan persiapan. Pasca PON Aceh–Sumut 2024, kami melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai kekurangan,” ujar Budiana.

Baca Juga :  Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Nadiem, Pengacara Minta Bukti Kerugian Negara

Ia menambahkan bahwa sebagian besar atlet yang diturunkan merupakan tim lapis kedua, namun tetap mampu menunjukkan performa terbaik berkat pembinaan berkelanjutan yang dilakukan secara konsisten di Jawa Barat.

“Kami datang ke Kudus dengan optimisme tinggi untuk tampil maksimal di seluruh cabang olahraga tanpa mengunggulkan satu atau dua cabang tertentu. Target kami jelas, menjadi juara umum,” tegasnya.

Djarum Foundation Berkomitmen Mendukung Pengembangan Olahraga Bela Diri

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengapresiasi penyelenggaraan PON Bela Diri Kudus 2025. Ia berharap ajang ini terus berlanjut sebagai wadah pembinaan atlet-atlet bela diri nasional.

“Djarum Foundation berkomitmen untuk terus mendukung PB FORKI dan induk olahraga bela diri lainnya. Djarum Arena selalu terbuka untuk menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan dari tingkat kabupaten hingga internasional,” kata Yoppy.

Ia juga menambahkan bahwa GOR Djarum Arena Kaliputu, Kudus, akan terus dihidupkan dengan berbagai kegiatan olahraga agar menjadi pusat pembinaan dan kompetisi bela diri di masa depan.

Baca Juga :  Pemilu 2024, Marzuki Siap Mewakili Rakyat Natuna-Anambas Duduk di Kursi DPR Propinsi

Perkembangan Pertandingan di Tahap Ketiga

Tahap ketiga PON Bela Diri Kudus 2025 berlanjut dengan mempertandingkan cabang karate, yang menampilkan nomor kata beregu putra dan putri, serta kumite -67 kg, -55 kg, dan +84 kg putra.

Selain itu, cabang wushu juga resmi dimulai hari ini di Djarum Arena Kaliputu dan berlangsung hingga Minggu (26/10), mempertandingkan nomor taolu (seni jurus) dan sanda (tarung) putra-putri dengan total 24 kelas.

Sementara itu, cabang ju-jitsu memulai laga perdananya pada Jumat hingga Sabtu, mempertandingkan 15 nomor dari tiga kategori, yakni show system, fighting system, dan newaza. Pada hari pertama, sembilan medali emas diperebutkan melalui nomor show dan fighting system, sedangkan enam emas tambahan akan diperebutkan dalam kategori newaza di hari kedua.

Secara keseluruhan, sebanyak 153 atlet ju-jitsu dari 34 provinsi ambil bagian dalam perebutan 15 medali emas di ajang ini.