JAKARTA, – Presiden Joko Widodo yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua mendatang bisa mencapai 7 persen jika berhasil dalam menekan laju penularan Covid-19.
Jokowi — sapaan Presiden Joko Widodo — mengatakan para kepala daerah harus mendukung upaya pemerintah pusat menekan kasus Covid-19 di wilayahnya masing-masing.
Menurut dia, jika pandemi Covid-19 terkendali maka konsumsi masyarakat akan meningkat dan industri mulai bergerak.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia langsung anjlok 5,32 persen saat pandemi Covid-19 melanda karena tidak ada konsumsi masyarakat.
“Kalau tidak ada konsumsi, tidak ada permintaan, artinya apa? Produksinya juga berhenti, tidak kuat. Tidak berproduksi,” jelas Jokowi dalam video pengarahannya, yang diunggah Kamis.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan pemerintah menargetkan ekonomi akan tumbuh sekitar 7 persen pada kuartal kedua 2021.
Hal ini disampaikan Jokowi saat peluncuran program vaksin gotong royong terhadap pekerja swasta.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sendiri masih minus 0,74 persen pada kuartal pertama tahun ini.
“Kita berharap dengan kerja keras di kuartal kedua 2021 pada April, Mei, Juni ini (pertumbuhan ekonomi) sesuai target yaitu kurang lebih 7 persen bisa tercapai karena produksi di semua lini perusahaan bisa bergerak normal,” jelas dia.
















