Lokal

Kabel Semrawut Ciputat: Truk Nyangkut, Warga Menanti Solusi

×

Kabel Semrawut Ciputat: Truk Nyangkut, Warga Menanti Solusi

Sebarkan artikel ini

Tiang Listrik Roboh di Ciputat: Peringatan Keras atas Kabel Semrawut yang Mengancam Keselamatan

TANGERANG SELATAN – Sebuah insiden yang terjadi di Jalan Menjangan, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Sabtu malam (11 Januari 2026), lebih dari sekadar kecelakaan lalu lintas biasa. Robohnya sebuah tiang listrik bukan hanya menyebabkan pemadaman listrik total selama berjam-jam, tetapi juga menjadi puncak kekesalan warga terhadap kondisi jaringan kabel yang semrawut dan membahayakan. Kejadian ini menyadarkan semua pihak akan pentingnya penataan infrastruktur perkotaan yang memadai.

Peristiwa nahas tersebut bermula ketika sebuah truk berukuran besar melintas di ruas jalan yang relatif sempit. Diduga tersangkut pada kabel yang menjuntai rendah, truk tersebut menariknya hingga menyebabkan tiang listrik patah dan roboh ke badan jalan. Dampak langsungnya adalah terputusnya aliran listrik di seluruh kawasan, meninggalkan warga dalam kegelapan total selama beberapa jam.

Kronologi Kejadian: Dari Kabel Menjuntai Hingga Percikan Api dan Kegelapan

Menurut penuturan warga setempat, Iin (42), kondisi kabel di lokasi kejadian sudah menunjukkan tanda-tanda bahaya sejak siang hari. Kabel-kabel yang seharusnya melintang di atas jalan tampak turun lebih rendah dari biasanya, menciptakan potensi bahaya yang terabaikan.

“Memang dari siang kabelnya itu sudah agak landai. Pas truk besar lewat langsung ketarik dan tiangnya patah,” ujar Iin saat ditemui di lokasi kejadian pada Minggu (12 Januari 2026). Ia menambahkan bahwa tiang beton yang roboh terlihat patah di bagian tengahnya. Lebih mengkhawatirkan lagi, sebuah tiang besi hitam milik salah satu penyedia layanan internet terlihat miring tajam dan belum mendapatkan penanganan segera.

Baca Juga :  Bapemperda DPRD Kota Batam Bahas Revisi Perda Persampahan, Dorong Solusi Komprehensif

“Posisi tiang besi itu udah miring banget. Itu tuh tiang provider, jadi PLN enggak mau tahu karena bukan tanggung jawab dia,” jelas Iin, menyoroti masalah koordinasi antar penyedia utilitas. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan bagi para pengendara yang melintas, terutama saat malam hari ketika jarak pandang terbatas.

Insiden utama terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, dua truk melintas bersamaan di jalan tersebut. Bagian belakang salah satu truk diduga kuat tersangkut pada kabel yang menjuntai, memicu benturan keras yang disertai dengan percikan api.

“Jam delapan itu bunyi ‘gedebuk, terus keluar api. Langsung mati lampu semua. Satu kampungan gelap,” kenang Iin dengan nada prihatin. Sontak, warga berhamburan keluar rumah. Sebagian lainnya segera mengejar sopir truk yang terlibat. Sopir tersebut kemudian berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Ciputat Timur untuk dimintai keterangan.

Petugas pemadam kebakaran menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi untuk mengamankan area dan menutup akses jalan demi mencegah insiden susulan. Tak lama kemudian, petugas PLN menyusul untuk melakukan pemutusan sementara kabel yang melintang di jalan. Proses perbaikan jaringan listrik memakan waktu hingga larut malam. Kerumitan perbaikan disebabkan oleh banyaknya kabel yang saling kusut, termasuk kabel milik berbagai penyedia layanan internet yang menambah kompleksitas masalah. Aliran listrik baru berhasil dipulihkan sepenuhnya sekitar pukul 02.00 WIB pada hari berikutnya.

Akar Masalah: Jaringan Kabel Semrawut dan Keluhan Warga yang Terabaikan

Syahrul (27), seorang pedagang soto mi yang berjualan tidak jauh dari lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa kondisi kabel yang menjuntai rendah sudah lama menjadi keluhan warga. Meskipun sebelumnya belum pernah menimbulkan kecelakaan fatal, situasi ini selalu dinilai rawan, terutama bagi kendaraan bertonase besar.

Baca Juga :  Banjir Juwana Dua Pekan: Derita Warga Tak Kunjung Usai

“Kabelnya memang agak turun sebelumnya. Kalau mobil biasa aman, tapi kalau truk gede dipaksain lewat, ya begitu,” ujar Syahrul, mengonfirmasi kekhawatiran warga. Ia menambahkan bahwa justru banyaknya kabel yang saling terkait membuat tiang yang roboh tidak langsung jatuh ke tanah, melainkan tersangkut pada kabel-kabel lain, menciptakan situasi yang justru semakin berbahaya.

“Hampir kena pengendara motor tapi karena banyak kabel, jadinya nyangkut di kabel itu,” jelasnya, menggambarkan betapa tipisnya jarak antara insiden dan kecelakaan yang lebih parah.

Meskipun lalu lintas kini telah kembali normal dan aliran listrik telah pulih, warga berharap agar ada tindakan nyata dari pemerintah daerah dan para penyedia layanan utilitas. Harapan utama mereka adalah penataan ulang seluruh jaringan kabel di kawasan tersebut agar insiden serupa tidak terulang kembali.

“Harapannya ya dirapikan aja, kabelnya kusut semua. Kalau mobil kecil masih aman, tapi kalau truk besar lewat bisa kejadian lagi,” tegas Iin, menyuarakan aspirasi banyak warga.

Terkait insiden ini, Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Bambang Askar Sodiq, mengonfirmasi bahwa sopir truk yang terlibat telah dimintai keterangan. Sopir tersebut juga telah menjalani tes urine. “Sudah saya cek urine, hasilnya negatif,” ujar Bambang saat dikonfirmasi.

Saat ini, warga Ciputat menanti tindak lanjut konkret dalam penataan jaringan kabel. Mereka berharap agar keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, dan infrastruktur perkotaan dapat dikelola dengan lebih baik demi mencegah terulangnya kejadian yang membahayakan ini.