Alreinamedia.com-Natuna, Pulau Sedanau adalah sebidang tanah, yang dikelilingi oleh air di lautan yang luas di bagian utara kepulauan Indonesia.
Tepatnya di Kabupaten Natuna Kepri, sebelah barat dari Pulau Bunguran. Ini adalah salah satu kepulauan terluar di Indonesia. Dengan sumber daya yang sangat kaya, seperti ikan, ekosistem terumbu karang dan industri minyak bumi.
Sedanau juga dijuluki kota bermarwah, terbesar kedua, setelah Kota Ranai sebagai ibu kota Natuna.
Saat wisatawan mengunjungi Kabupaten Natuna, Para Wisatawan bisa menggunakan tranportasi Darat menuju Binjai dengan ongkos Rp 40.000 rupiah per orangnyanya salama 30 Menit perjalanan Darat, dan 30 menit perjalanan laut dengan biaya perorang Rp 78.000

Yang membuat unik dari Pulau Sedanau adalah, hampir 70 persen pemukiman warga berada di atas permukaan laut. Kondisi ini membuat kotanya berdiri di atas air laut Pulau Sedanau.
Tidak hanya dikenal dengan keindahan kotanya, yang berada di atas permukaan laut, atau disebut Kota Terapung, daerah ini juga terkenal dengan pusat perdagangan.
Hampir di sepanjang jalan pelantar, berdiri bangunan rumah toko (ruko) yang menjual aneka barang, mulai dari toko pakaian, toko kelontong toko material, hingga perhotelan yang berjejer di Sedanau.
Pusat perdagangan ini yang membuat Kota Sedanau terkesan modern. Jalanannya sudah beraspal membentang lurus ke laut. Lalu, bisa menyusuri permukaan pantai Pulau Sedanau, untuk dihubungkan kembali.
Meski berada di atas permukaan laut, Bangunan rumah-rumah penduduk walau berbahan kayu, namun terlihat sedikit elegan dan tertata rapi.

Selain terkesan Kota Bermarwah terapung di atas permukaan laut, Pulau Sedanau juga memiliki pantai Pasir Marus yang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat sedanau sebagai obyek wisata utama di Pulau Sedanau.
Pantai Pasir Marus tidak terlalu panjang namun sangat elok. Garis pantai yang sepanjang 500 meter ini punya pasir putih yang bersih.
Airnya yang jernih dan udara pantai yang segar. Kelandaian pantai Pasir Marus juga tidak terlalu dalam, sehingga dapat menimbulkan rasa aman bagi para wisatawan yang hendak menyelam, berenang mau pun berendam di sana baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.
Kebanyakan warga Sedanau berprofesi sebagai nelayan, yang cenderung untuk pergi memancing dan memanen sumber daya alam laut. Beberapa hasil tangkapan mereka ikan napoleon (Ketipas), Teri, hingga hasil laut lainnya
Sedangkan Ikan Napoleon ini terutama ditemukan di terumbu karang di wilayah indo-Pasifik. Jenis humphead ikan ini adalah salah satu ikan handalan masyarakat Pulau Sedanau Kepri, dengan harga yang tinggi di pasaran hingga Rp 1.000.000 per ekor. Tidak sampai disitu saja wisatawan yang datang ke Sedanau Kecamatan Bunguran Barat saat dipagi hari juga akan melihat pemandangan hangat para nelayan bagan yang baru pulang mencari Ikan teri dan langsung menjemurnya di sepanjang jalan Sedanau, Jadi yuk tunggu apalagi, Mari kita kesedanau, nikmati akan keindahannya ( Arizki )
Redaktur: Erwin Syahril

















