Alreinamedia.com – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berada di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Minggu (8/11/2026), untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto. Keterangan Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Puspen Kemendagri) itu membantah kabar di media sosial yang menyebut Tito ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Pertemuan tersebut merupakan silaturahmi Presiden dengan para mantan kepala Kepolisian RI. Tito hadir bersama sembilan mantan Kapolri lainnya di kediaman Prabowo.
Nama-nama mantan Kapolri yang hadir ialah Roesmanhadi, Rusdihardjo, Surojo Bimantoro, Da’i Bachtiar, Sutanto, Bambang Hendarso Danuri, Timur Pradopo, Sutarman, dan Badrodin Haiti. Mereka tampak mengenakan batik dalam pertemuan itu.
Prabowo menyambut para tamu dan menyalami mereka satu per satu. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin serta Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto turut memperkenalkan para mantan pimpinan Polri kepada Presiden saat sesi bersalaman.
Presiden juga didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Keterangan Kemendagri menyebut Tito menghadiri agenda di Hambalang bersama para mantan Kapolri tersebut.
Narasi penangkapan Tito beredar setelah muncul kabar mengenai kasus penyadapan yang menjerat mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Namun, informasi tentang keberadaan Tito dalam pertemuan di Hambalang menunjukkan bahwa kabar penangkapannya di Soekarno-Hatta tidak benar.
















