Scrool Untuk Baca Berita
Gaya Hidup

Kiky Saputri Klarifikasi Video di Jet Pribadi dan Minta Maaf soal Istilah “Rakyat Jelata”

×

Kiky Saputri Klarifikasi Video di Jet Pribadi dan Minta Maaf soal Istilah “Rakyat Jelata”

Sebarkan artikel ini
Kiky Saputri Klarifikasi Video di Jet Pribadi dan Minta Maaf soal Istilah “Rakyat Jelata”
Kiky Saputri Klarifikasi Video di Jet Pribadi dan Minta Maaf soal Istilah “Rakyat Jelata”

Alreinamedia.com – Komika Kiky Saputri meminta maaf setelah potongan video lawasnya di jet pribadi kembali ramai dibicarakan. Ia mengakui pilihan kata dalam rekaman itu bisa terdengar tidak tepat, tetapi menegaskan ucapannya bukan untuk merendahkan masyarakat.

Dalam video yang beredar, Kiky menyapa penonton dengan istilah “rakyat jelata”, lalu menyebut jet yang ditumpanginya merupakan fasilitas dinas. Ia juga menggambarkan pengalaman naik jet kepada orang-orang yang belum pernah merasakan perjalanan dengan pesawat tersebut.

Cuplikan itu menuai kritik dari sejumlah warganet. Sebagian lainnya meminta publik mempertimbangkan konteks dan waktu pembuatan video sebelum menilai ucapan sang komika.

Kiky menjelaskan rekaman tersebut dibuat pada 2023, ketika ia bersama sejumlah pengisi acara diundang dalam peresmian Bandara Internasional Kertajati. Saat itu, ia berada dalam satu pesawat dengan Menteri Perhubungan.

Baca Juga :  Kelebihan telur bebek dibanding telur ayam

Ia menyebut gaya komedinya kerap menggunakan candaan, sindiran, dan sarkasme untuk merespons situasi. Menurut Kiky, istilah yang dipersoalkan ditujukan sebagai sindiran terhadap fenomena pamer kemewahan, bukan kepada masyarakat.

“Begitu pula dengan ucapan dalam video tersebut, termasuk penggunaan istilah ‘rakyat jelata’, yang sebenarnya aku maksudkan sebagai sindiran terhadap fenomena flexing pada saat itu, dan bukan untuk merendahkan masyarakat,” tulis Kiky dalam klarifikasinya.

Ia juga mengatakan dirinya menempatkan diri sebagai orang yang baru pertama kali naik jet pribadi. Meski demikian, Kiky memahami dampak pemilihan kata tersebut dan menyampaikan permintaan maaf kepada orang-orang yang tersinggung. “Hal ini menjadi pelajaran besar,” tulisnya, seraya menyatakan akan lebih berhati-hati dalam bertutur sebagai figur publik.