Marc Guehi Mengumumkan Keputusannya untuk Tinggalkan Crystal Palace pada 2026
Bek tim nasional Inggris, Marc Guehi, telah memberi tahu Crystal Palace bahwa dirinya akan meninggalkan klub tersebut pada tahun 2026. Keputusan ini diambil meskipun ia gagal bergabung dengan Liverpool musim panas lalu.
Kabar ini dikonfirmasi oleh jurnalis sepak bola ternama Fabrizio Romano. Menurutnya, Guehi telah menginformasikan keputusannya kepada manajemen Crystal Palace. Meskipun transfer ke Liverpool batal terwujud meski sudah menjalani tes medis, Guehi tetap menunjukkan sikap profesional selama berada di Palace. Namun, pemain berusia 24 tahun itu tidak akan menandatangani kontrak baru bersama klub London Selatan tersebut.
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, secara langsung mengonfirmasi keputusan yang diambil oleh Guehi. Ia menyampaikan bahwa sang bek telah menyatakan bahwa dirinya tidak akan memperpanjang kontraknya dan akan pergi pada tahun depan. “Marc telah memberi tahu kami bahwa dia tidak akan menandatangani kontrak baru, jadi dia akan pergi tahun depan. Dia ingin babak baru,” ujar Glasner.
Guehi, yang didatangkan dari Chelsea pada 2021, telah menjadi salah satu pilar utama pertahanan Crystal Palace. Sejak bergabung, ia telah mencatatkan lebih dari 100 penampilan dan juga berhasil masuk ke skuad tim nasional Inggris di bawah asuhan Gareth Southgate.
Kegagalan transfer ke Liverpool musim panas lalu sempat menjadi sorotan. Menurut laporan Fabrizio Romano, kesepakatan tersebut batal terwujud meskipun Guehi telah menjalani tes medis. Namun, pemain ini tetap bertahan dengan sikap profesional dan membantu tim hingga paruh pertama musim ini.
Dengan kontraknya yang akan berakhir pada 2026 dan keputusan untuk tidak memperpanjang masa baktinya, Guehi dipastikan dapat hengkang secara bebas tahun depan. Hal ini membuat sejumlah klub besar Premier League mulai memantau situasi sang bek muda.
Pemain kelahiran Pantai Gading yang tumbuh di akademi Chelsea ini kini dianggap sebagai salah satu bek tengah paling konsisten di Liga Inggris. Kemampuannya dalam membaca permainan dan tenang dalam distribusi bola membuatnya diminati beberapa klub papan atas Inggris maupun Eropa.
Meskipun belum ada kepastian mengenai destinasi berikutnya, kepergian Guehi akan menjadi pukulan bagi Crystal Palace. Klub asuhan Glasner kini harus bersiap kehilangan salah satu aset bertahan terbaiknya secara cuma-cuma jika tidak ada kesepakatan baru hingga akhir musim depan.
Alasan di Balik Keputusan Guehi
Beberapa faktor kemungkinan menjadi alasan di balik keputusan Guehi untuk meninggalkan Crystal Palace. Pertama, kontraknya yang akan habis pada 2026 memberinya kebebasan untuk mencari klub baru tanpa adanya biaya transfer. Kedua, performa yang konsisten selama beberapa musim di Palace membuatnya menjadi incaran klub-klub besar.
Selain itu, keinginan untuk meraih tantangan baru dan pengalaman di klub yang lebih besar juga bisa menjadi motivasi. Dengan bakat yang dimilikinya, Guehi memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh di lingkungan yang lebih kompetitif.
Masa Depan Guehi
Meskipun belum ada pengumuman resmi tentang klub baru yang akan ia bela, banyak spekulasi mengenai minat dari beberapa klub besar. Beberapa nama seperti Manchester United, Arsenal, atau bahkan klub Eropa seperti Bayern Munich atau Paris Saint-Germain dilaporkan tertarik untuk mendatangkan bek berusia 24 tahun ini.
Namun, Guehi sendiri masih fokus pada komitmennya terhadap Crystal Palace hingga akhir musim ini. Ia tetap menunjukkan sikap profesional dan dedikasi tinggi dalam membantu tim mencapai target mereka di Liga Inggris.
Pengaruh Terhadap Crystal Palace
Kepergian Guehi akan menjadi kerugian besar bagi Crystal Palace, terutama karena ia adalah salah satu pemain kunci dalam lini pertahanan klub. Tanpa kehadirannya, Palace akan menghadapi tantangan besar dalam menjaga konsistensi pertahanan dan mencapai hasil yang lebih baik di musim depan.
Namun, klub juga memiliki kesempatan untuk merekrut pemain baru yang bisa menggantikan peran Guehi. Dengan dana yang tersedia dan pengalaman yang dimiliki, Palace bisa memperkuat lini belakang mereka dengan pemain muda potensial atau veteran yang memiliki pengalaman.
Crystal Palace kini harus segera mempersiapkan rencana jangka panjang untuk menghadapi kepergian Guehi. Dengan strategi yang tepat, klub bisa tetap bersaing di Liga Inggris dan mempertahankan posisi yang layak.

















