Berita

MotoGP Australia 2025 – Bagnaia Hentikan Isu Motornya, Lebih Baik Diabaikan

×

MotoGP Australia 2025 – Bagnaia Hentikan Isu Motornya, Lebih Baik Diabaikan

Sebarkan artikel ini

Kesulitan Awal yang Dihadapi Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo, mengalami kesulitan pada motornya sejak sesi pemanasan pada pagi hari menjelang balapan MotoGP Australia 2025. Ia mengungkapkan bahwa dirinya kesulitan dalam mengerem dan memasuki tikungan sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan.

Bagnaia menyelesaikan sesi Warm Up di posisi ke-22 di Sirkuit Phillip Island, Australia, pada Minggu (19/10/2025) pagi. Meski demikian, ia mencoba melihat sisi positif dari situasi ini. Menurutnya, motor yang digunakannya lebih stabil dibandingkan saat berlomba di Indonesia.

“Saat pemanasan, kami melakukan beberapa tes yang cukup buruk, mustahil untuk berkendara,” ujarnya kepada SkySports Italia.

“Kami melaju ke arah yang berlawanan, dan itu jelas positif karena setidaknya saya bisa memacu lebih keras.”

“Saya benar-benar berada di batas kemampuan saya, tetapi sayangnya, saya tidak bisa mengerem dan memasuki tikungan seperti yang saya inginkan, dan itu membuat hidup saya jauh lebih rumit.”

“Setidaknya bisa memacu lebih keras, mengingat saya bisa mengejar pembalap di depan tanpa sedikit pun peluang seperti kemarin atau di Indonesia, jelas merupakan hal yang positif,” tambahnya.

Baca Juga :  Keseruan Warga Kp Kolong 6 Meriahkan Lomba di Akhir Agustus

Persiapan untuk Balapan di Sirkuit Sepang

Bagnaia tidak yakin apakah pengalaman tersebut akan membawa hasil positif dalam balapan selanjutnya di Sirkuit Sepang, Malaysia. Apalagi, ia datang dengan status sebagai pemenang terakhir pada MotoGP Malaysia 2025. Tahun lalu, dia berhasil finis pertama dalam balapan utama.

“Saya tidak tahu apakah ini bisa positif untuk Malaysia, yang treknya agak berbeda, tetapi saya hanya berharap bisa sampai di sana dan memiliki firasat yang baik,” ucap Bagnaia.

Meskipun begitu, Bagnaia masih membicarakan hasil sesi pemanasan yang menunjukkan keanehan. Anehnya, motor Bagnaia berguncang hebat di trek lurus panjang. Alih-alih membicarakan hal tersebut, Bagnaia enggan berkomentar mengenai keanehan motornya tersebut.

“Lebih baik tidak membicarakannya, maaf,” kata Bagnaia.

Hasil Buruk yang Dihadapi

Bagnaia juga membicarakan balapannya yang menghadirkan hasil buruk lainnya baginya. Dia terjatuh pada lap ke-24 atau tiga putaran sebelum balapan berakhir.

Baca Juga :  5 SMP Terbaik di Leuwiliang dan Pamijahan, Bogor: Sekolah Berprestasi dengan Akreditasi A dan B!

“Berjalan lebih baik daripada kemarin. Motornya lebih stabil, meskipun lebih melelahkan untuk dikendarai,” katanya.

“Ketika Anda benar-benar berada di batasnya, sejujurnya agak berlebihan, mudah untuk jatuh.”

“Saya harus menerimanya karena saya tidak ingin finis terakhir lagi, dan ketika Anda memaksakan diri seperti yang saya lakukan hari ini, Anda bisa jatuh.”

“Finis 10 besar mungkin saja, dan saya terus berusaha. Saya lebih suka jatuh seribu kali saat berjuang untuk poin daripada ketika saya berada di posisi terakhir.”

“Hari ini saya bisa saja berjuang untuk 10 besar. Ini bukan sesuatu yang membuat saya senang, tetapi ini adalah titik awal.”

“Saya tahu ini tahun yang sulit, ada sesuatu yang salah, dan tidak mudah untuk dipahami.”

“Saya hanya bisa keluar di trek dan memberikan 100 persen,” ujarnya.