Berita

Hasil Final Kejuaraan Dunia Junior 2025 – Ubed Kalahkan Murid Chen Long

×

Hasil Final Kejuaraan Dunia Junior 2025 – Ubed Kalahkan Murid Chen Long

Sebarkan artikel ini



Pada final Kejuaraan Dunia Junior 2025, tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah atau yang akrab disapa Ubed, harus mengakui keunggulan Liu Yang Min Yu, murid dari Chen Long. Pertandingan yang digelar di National Centre of Excellence, Guwahati, India, pada hari Minggu (19/10/2025), berlangsung dengan sistem permainan 3×15.

Poin pertama langsung diraih oleh Ubed, yang mencoba memberikan pengembalian terbaiknya. Namun, usaha tersebut tidak berhasil melewati net, sehingga skor menjadi 1-0 untuk Liu. Permainan cepat Liu di depan net berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Meskipun begitu, Ubed segera kembali memimpin dengan smes keras lurus, 2-1.

Ubed unggul 3-1 setelah mendapatkan bola tanggung dan coba mengunci poin. Sayang, smes keras yang dikeluarkannya justru menyangkut net, membuat Liu kembali memperoleh poin, 3-2. Momentum mulai berubah ketika Liu berhasil meraih dua angka beruntun akibat kesalahan sendiri dari Ubed. Tunggal putra China ini tampak sangat percaya diri setelah mendapatkan poin-poin tersebut.

Pada skor 6-4, Liu sempat mendapat teguran dari wasit. Kedua pemain menunjukkan permainan yang solid sepanjang sisa gim pertama. Pukulan-pukulan cepat hingga smes-smes keras mereka lakukan guna memperoleh poin. Akhirnya, Liu mengunci gim pertama dengan skor 15-10 setelah Ubed melakukan kesalahan dalam mengembalikan bola.

Di gim kedua, Ubed tampil kurang baik dalam membuka pertandingan. Lawan berhasil meraih lima poin beruntun, membuat Ubed tertinggal jauh, 0-5. Liu bermain rapi dan membuat Ubed kesulitan dalam meraih poin. Di sisi lain, Liu tidak perlu susah-susah menyerang karena Ubed sering kali melakukan kesalahan sendiri.

Baca Juga :  UU P2 APBN 2020 Disahkan, Menkeu: Bentuk Akuntabilitas Pengelolaan APBN

Selain permainan yang baik, Liu juga kerap men-delay jalannya pertandingan. Saat Ubed berhasil meraih dua poin beruntun, 5-8, Liu meminta lantai dipel, tetapi permintaan tersebut tidak diizinkan oleh wasit. Asa untuk menang di gim kedua sempat muncul ketika wakil Indonesia menyamakan skor menjadi 12-12. Namun, Liu kembali menunjukkan kemampuannya dan mengunci gim kedua dengan skor 15-10.

Strategi dan Teknik yang Digunakan

1. Permainan Cepat dan Tepat

Liu menggunakan permainan cepat dan tepat di depan net untuk mengurangi ruang gerak Ubed. Hal ini membuat Ubed kesulitan dalam mengembalikan bola dengan efektif.

2. Kesalahan Sendiri

Ubed sering kali melakukan kesalahan sendiri, terutama saat menghadapi tekanan dari Liu. Kesalahan ini memungkinkan Liu untuk meraih poin secara mudah.

3. Teknik Smes dan Pukulan Cepat

Baik Ubed maupun Liu sama-sama menggunakan teknik smes dan pukulan cepat sebagai strategi utama. Namun, Liu lebih unggul dalam mengatur tempo permainan.

4. Momentum dan Psikologi Bermain

Liu mampu memanfaatkan momentum dengan baik, terutama setelah meraih dua poin beruntun. Sementara itu, Ubed masih kesulitan dalam menjaga fokus dan psikologi bermain.

Baca Juga :  Pemerintah Segera Renovasi Ex Camp Vietnam Jadi RS Khusus Corona, Target Sebulan Selesai



Pertandingan ini menunjukkan bahwa Liu memiliki potensi besar sebagai atlet junior. Ia mampu mengendalikan pertandingan meskipun dihadapkan pada lawan yang kuat seperti Ubed. Di sisi lain, Ubed masih perlu meningkatkan konsistensi dan kestabilan dalam bermain.

Dari segi teknik dan strategi, Liu menunjukkan keunggulan yang signifikan. Ia mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada, baik melalui pukulan cepat maupun smes yang akurat. Sementara itu, Ubed masih perlu belajar untuk lebih tenang dan menghindari kesalahan yang tidak perlu.

Evaluasi dan Pelajaran yang Diperoleh

1. Pentingnya Konsistensi

Ubed harus lebih konsisten dalam menghadapi tekanan dari lawan. Kesalahan yang sering terjadi dapat merugikan posisinya dalam pertandingan.

2. Pengendalian Emosi

Emosi yang tidak stabil dapat memengaruhi performa atlet. Ubed perlu belajar untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari lawan.

3. Peningkatan Teknik Dasar

Meskipun memiliki bakat, Ubed perlu meningkatkan teknik dasar seperti pengembalian dan smes agar bisa lebih efektif dalam pertandingan.

4. Strategi Jangka Panjang

Pertandingan ini menjadi pembelajaran penting bagi Ubed dan pelatihnya. Mereka perlu merancang strategi jangka panjang untuk meningkatkan performa di turnamen berikutnya.