Batam, 6 September 2025 – Pembangunan pabrik aksesori iPhone di Batam kini telah rampung. Gedung pabrik sudah berdiri dan sebagian mesin juga sudah dipasang serta diuji coba. Meski begitu, produksi massal baru akan dimulai pada akhir 2025 sesuai target yang telah ditetapkan.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta mengonfirmasi bahwa fasilitas di Batam sudah siap secara fisik. “Gedung pabrik sudah jadi, mesin-mesin sudah jalan. Tinggal menunggu jadwal produksi resmi yang ditargetkan akhir tahun,” ujarnya.
Bandung Sudah Produksi Lebih Dulu
Berbeda dengan Batam, pabrik aksesori Apple di Bandung, Jawa Barat, sudah lebih dulu beroperasi. Pabrik di Bandung bisa langsung berjalan karena menggunakan fasilitas dan mesin yang sudah ada (eksisting). Dengan tambahan investasi dari Apple, mitra lokal di Bandung mampu memproduksi berbagai aksesori dan komponen gadget Apple untuk pasar global.
Apple sendiri tercatat telah menggelontorkan investasi hampir USD 10 juta (sekitar Rp157 miliar) di Bandung. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Apple untuk memenuhi regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia, sehingga iPhone 16 bisa dipasarkan tanpa hambatan regulasi.
Dampak Ekonomi dan Lapangan Kerja di Batam
Dengan rampungnya pabrik Batam, pemerintah memperkirakan pembukaan ribuan lapangan kerja baru. Sektor manufaktur elektronik di Batam memang tengah berkembang pesat, dan kehadiran pabrik Apple diyakini akan menarik investasi lanjutan dari perusahaan teknologi global lain.
Selain tenaga kerja langsung, keberadaan pabrik ini juga akan menciptakan multiplier effect bagi ekonomi lokal, mulai dari sektor logistik, transportasi, hingga penyedia bahan baku dan jasa penunjang industri.
Jenis Aksesori yang Diproduksi
Meski Apple belum secara resmi mengumumkan detail produknya, pabrik di Batam disebut-sebut akan memproduksi komponen elektronik dan aksesori resmi seperti casing, charger, earphone, hingga kabel data. Produk-produk ini akan ditujukan bukan hanya untuk pasar domestik, tetapi juga untuk ekspor ke berbagai negara di Asia.
Indonesia Jadi Basis Produksi Regional
Langkah Apple membangun basis produksi di Batam dan Bandung menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat manufaktur elektronik strategis di Asia Tenggara. Batam yang selama ini dikenal sebagai kawasan industri dan ekspor, semakin diperhitungkan di kancah global dengan masuknya Apple ke dalam daftar perusahaan teknologi besar yang berinvestasi di sana.
🔎 Dengan adanya pabrik ini, Batam berpotensi mengulang suksesnya kawasan industri elektronik di Singapura dan Malaysia, namun dengan daya tarik tenaga kerja lebih kompetitif dan dukungan regulasi pemerintah Indonesia.

















