Alreinamedia.com – Veda Ega Pratama kehilangan peluang memulai balapan Moto3 Qatar 2026 dari posisi lebih baik setelah dijatuhi penalti turun enam tempat. Hukuman Steward FIM MotoGP itu diberikan karena pembalap Honda Team Asia tersebut tidak memperlambat laju saat melewati bendera kuning dalam latihan bebas pertama di Sirkuit Lusail, Doha, Jumat.
Penalti berlaku untuk balapan pada Minggu, 8 November 2026. Steward mencatat pelanggaran serupa telah dilakukan Veda dua kali pada musim ini, sehingga ia harus menerima sanksi posisi start.
Bendera kuning menandakan adanya pembalap yang terjatuh atau gangguan di lintasan yang perlu ditangani marshal. Steward mengingatkan, “Pembalap harus berkendara dengan bertanggung jawab sehingga tidak menimbulkan bahaya ke kompetitor atau partisipan lainnya, baik di lintasan ataupun di jalur pit.”
Salah satu putaran Veda di FP1 kemudian dianulir. Putaran itu menghasilkan waktu 2 menit 4,843 detik, lebih cepat dari catatan terbaiknya yang diakui, yakni 2 menit 5,125 detik; jika tetap dihitung, waktunya akan menempatkan Veda di urutan kedua sesi.
Veda akhirnya menutup latihan bebas pertama di posisi keenam. Meski catatan terbaiknya terpangkas, rookie asal Gunungkidul itu tetap menunjukkan kecepatan dan hampir sepanjang sesi berada di sekitar lima besar.
Ia juga tampak mampu mencari waktu lap tanpa bergantung pada pembalap lain. Sejumlah rival justru mengikuti lajunya, tetapi performa tersebut belum menghapus tantangan penalti maupun persaingan di lintasan.
Maximo Quiles dari CFMoto Gaviota Aspar menjadi salah satu lawan yang menonjol. Pembalap yang sudah mengunci gelar juara dunia itu tetap tampil cepat meski baru pertama kali berlomba di Qatar setelah absen musim lalu, dengan keunggulan pace hingga lebih dari setengah detik atas sejumlah rival, termasuk Veda.
Veda memiliki pengalaman kuat di Lusail. Saat menjuarai Asia Talent Cup pada 2023, ia meraih pole position, memenangi kedua balapan, dan mencatat lap tercepat. Namun, penalti kali ini membuatnya dipastikan tak dapat memulai dari posisi terdepan di Moto3 Qatar, sekalipun kelak mencatat waktu kualifikasi tercepat.
















