Perayaan Isra Mikraj di Pekanbaru: Meneladani Perjalanan Spiritual Nabi dan Memakmurkan Masjid
Pekanbaru menjadi saksi bisu khidmatnya peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi. Acara yang diselenggarakan di Masjid Paripurna Al Kautsar, Jalan Neraca, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, pada Jumat malam (16/1) itu dihadiri oleh ratusan jamaah yang antusias, termasuk Wali Kota Pekanbaru, Bapak Agung Nugroho. Kehadiran beliau didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Pekanbaru, Ibu Sulastri Agung, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Pekanbaru, menambah semarak dan makna acara tersebut.
Peringatan Isra Mikraj ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, melainkan sebuah momentum berharga untuk merenungi dan memperdalam makna perjalanan spiritual luar biasa yang ditempuh oleh junjungan alam, Nabi Muhammad SAW. Melalui tausiyah yang disampaikan, jamaah diajak untuk mengambil hikmah dari peristiwa agung ini, yang merupakan salah satu mukjizat terbesar dalam sejarah Islam.
Menjadikan Isra Mikraj sebagai Peningkatan Keimanan dan Ketakwaan
Dalam sambutannya, Wali Kota Agung Nugroho menekankan esensi dari peringatan Isra Mikraj. Beliau secara tegas mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana fundamental dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Perjalanan Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha, adalah bukti nyata kekuasaan Tuhan dan kedekatan seorang hamba pilihan. Dengan merenungi perjalanan ini, diharapkan umat Islam dapat semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Lebih lanjut, Wali Kota Agung menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas ibadah sehari-hari. Ibadah yang dilakukan tidak hanya sebatas rutinitas, tetapi harus dilandasi oleh kekhusyukan dan pemahaman yang mendalam. Hal ini sejalan dengan semangat Isra Mikraj yang mengajarkan tentang pentingnya kesungguhan dalam beribadah.
Peran Aktif dalam Memakmurkan Masjid
Selain fokus pada ibadah personal, Wali Kota Agung juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memakmurkan masjid. Masjid, sebagai rumah Allah, bukan hanya tempat untuk menunaikan salat, tetapi juga pusat pembinaan umat dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Dengan memakmurkan masjid, berarti kita turut serta dalam menyebarkan nilai-nilai Islam dan memperkuat sendi-sendi kehidupan bermasyarakat yang berlandaskan ajaran agama.
Beberapa upaya konkret yang dapat dilakukan untuk memakmurkan masjid antara lain:
- Menghadiri kegiatan keagamaan: Mengikuti kajian, pengajian, dan kegiatan lainnya yang diselenggarakan di masjid.
- Berpartisipasi dalam pengelolaan masjid: Menjadi pengurus, sukarelawan, atau memberikan kontribusi dalam pemeliharaan dan pengembangan fasilitas masjid.
- Memprakarsai kegiatan positif: Mengadakan kegiatan sosial, pendidikan, atau ekonomi yang berpusat di masjid.
- Menjadi teladan: Mengajak keluarga dan lingkungan sekitar untuk lebih aktif di masjid.
Program Prioritas Pemerintah Kota Pekanbaru untuk Kesejahteraan Masyarakat
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Agung Nugroho tidak lupa menyampaikan sejumlah program prioritas yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Program-program ini dirancang dengan fokus utama pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan seluruh masyarakat. Beliau memaparkan secara ringkas arah pembangunan kota yang berkelanjutan, mencakup berbagai sektor yang vital bagi kemajuan Pekanbaru.
Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen untuk terus berinovasi dan bekerja keras demi mewujudkan kota yang lebih baik, maju, dan sejahtera bagi semua warganya.
Dukungan Pembangunan Masjid Al Kautsar
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan sarana ibadah, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Wali Kota Agung Nugroho menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Al Kautsar sebesar Rp100 juta. Bantuan ini diserahkan langsung kepada pengurus masjid, sebagai wujud apresiasi dan komitmen pemerintah dalam turut serta membangun tempat ibadah yang representatif dan nyaman bagi jamaah. Diharapkan bantuan ini dapat mempercepat proses pembangunan dan menjadikan Masjid Al Kautsar sebagai pusat kegiatan keagamaan yang semakin optimal.
Wali Kota Agung Nugroho juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara serta semua pihak yang telah memberikan kontribusi berharga dalam menyukseskan peringatan Isra Mikraj tahun ini. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan menjadi bukti kekuatan komunitas dalam menjalankan syiar Islam.















