Lokal

Pohon 10 Meter Tumbang Timpa Jalan di Sibetan Bali Dini Hari

×

Pohon 10 Meter Tumbang Timpa Jalan di Sibetan Bali Dini Hari

Sebarkan artikel ini

Pohon Tumbang Timpa Jalan Provinsi di Karangasem, Arus Lalu Lintas Terganggu

Amlapura – Sebuah peristiwa tak terduga terjadi di Kabupaten Karangasem, Bali, pada Minggu dini hari, 1 Februari 2026. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menutup sebagian badan jalan provinsi. Kejadian ini sontak mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.30 Wita. Dahan pohon jenis canging berdiameter sekitar 30 sentimeter dan memiliki panjang kurang lebih 10 meter, patah akibat guyuran hujan deras. Dahan tersebut jatuh melintang, menutup setengah badan jalan provinsi, sehingga memaksa pengendara untuk mencari jalur alternatif atau menunggu situasi kondusif.

Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem pada pukul 03.50 Wita. Laporan tersebut disampaikan oleh seorang pegawai Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) bernama Oka Atmaja.

Menanggapi laporan tersebut, BPBD Karangasem segera bertindak cepat. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karangasem langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Sebanyak empat personel TRC dikerahkan dengan satu unit armada, di bawah koordinasi I Wayan Subadra.

Baca Juga :  Lewat Pos, PN Tanjungpinang Kirimkan Putusan Terpidana Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ke Natuna

Proses penanganan pohon tumbang dimulai tak lama setelah tim tiba di lokasi, tepatnya pada pukul 04.10 Wita. Dengan sigap dan kerja sama yang baik, tim berhasil mengevakuasi dahan pohon yang menghalangi jalan. Upaya penanganan ini akhirnya rampung pada pukul 05.20 Wita.

“Setelah dilakukan penanganan, akses jalan yang sempat tertutup kini sudah kembali normal,” ujar Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengonfirmasi bahwa jalur lalu lintas telah berfungsi kembali seperti sedia kala.

Tidak Ada Korban Jiwa maupun Luka

Syukurlah, dalam insiden pohon tumbang ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Kejadian ini lebih kepada gangguan terhadap fasilitas umum dan aktivitas masyarakat.

Imbauan Kewaspadaan di Tengah Cuaca Ekstrem

Menyikapi potensi cuaca yang masih tidak menentu dan seringkali disertai hujan lebat, BPBD Karangasem tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Potensi bencana hidrometeorologi, seperti pohon tumbang, tanah longsor, dan banjir, masih sangat mungkin terjadi mengingat kondisi alam yang rentan.

Baca Juga :  Pemda Natuna Hibah Satu Mobil Ke PDAM

Masyarakat diimbau untuk:

  • Memantau kondisi pohon di sekitar rumah: Periksa dahan pohon yang rapuh atau terlihat membahayakan, terutama yang berada di dekat permukiman atau jalur publik. Segera laporkan kepada pihak berwenang jika ditemukan pohon yang berpotensi tumbang.
  • Menghindari area rawan bencana: Saat hujan deras, hindari beraktivitas di daerah yang dikenal rawan longsor atau banjir.
  • Memperhatikan informasi cuaca: Selalu ikuti perkembangan prakiraan cuaca dari sumber yang terpercaya untuk mengantisipasi potensi bencana.
  • Menyiapkan perlengkapan darurat: Siapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan pokok, obat-obatan, dan dokumen penting jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.

BPBD Karangasem menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama dalam meminimalkan dampak bencana. Dengan saling menjaga dan melaporkan potensi bahaya, diharapkan Karangasem dapat terhindar dari kerugian yang lebih besar akibat bencana alam. Kejadian pohon tumbang ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap lingkungan sekitar, terutama saat musim penghujan tiba.