Alreinamedia.com-Natuna,Meninggalnya salah seorang pemuda kecamatan Bunguran Barat kelurahan sedanau saat melaksanakan pekerjaan Proyek Pelabuhan Roro Selasa (6/2/24) akhirnya didalami oleh satreskrim Polres Natuna bersama Polsek Bunguran Barat
Kasubsipenmas sihumas Polres Natuna Aipda David Arviad, saat dikonfirmasi oleh awak media ini Rabu (7/2/24) menuturkan, terkait peristiwa meninggalnya salah seorang warga kecamatan Bunguran Barat pada saat melaksanakan aktifts pekerjaan Proyek di Pelabuhan Roro sedanau, saat ini sedang didalami oleh satreskrim Polres Natuna bersama Polsek Sedanau ungkap Aipda David
Kasus ini sedang kita dalami dan sedang diperiksa beberapa orang saksi, nanti jika persoalannya sudah terang pasti akan kita infokan terhadap kejadian yang terjadi semalam terang AIPDA David Kembali
Terpisah dr. Wan Ari selaku Kepala Puskesmas Sedanau saat dikonfirmasi oleh awak media ini Rabu (7/2/24) menuturkan bahwa benar pada tgl 6 Februari 2024, 2 orang warga kelurahan sedanau, pada jam 20:30 wib telah ditangani oleh pihak medis Puskesmas Sedanau, yang mana 1 orang pasien tidak tertolong dan 1 orang pasien akhirnya terselamatkan ujar dr Wan Ari
Untuk diagnosa dan penyebab kematiannya yaitu terkena aliran listrik, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh pemuda tersebut Tegas dr Wan Ari Kembali
Selanjutnya Camat Bunguran Barat Saat dikonfirmasi oleh awak media ini Rabu (7/2/24) membenarkan, bahwa pada tgl 6 februari 2024, telah terjadi kecelakaan kerja diwilayah Sedanau yang mana dari 2 orang korban 1 dia antaranya meninggal Dunia Ujar Khaidir Camat Bunguran Barat
Disisi Lain, Marzuki SH Selaku Ketua Komisi II DPRD Natuna saat dikonfirmasi oleh awak media ini, terhadap tanggapan yang terjadi di lokasi pekerjaan kontruksi pelabuhan Roro Rabu (7/2/24) pertama-tama saya selaku Ketua Komisi II DPRD Natuna mengucapakan bela sungkawa terhadap korban yang tersengat aliran listrik sehingga sampai meninggal Dunia
Sebelumnya sejak awal terkait pembangunan Proyek Pelabuhan Roro sedanau, memang kami dari komisi II telah banyak mendapatkan laporan dari masyarakat terhadap pekerjaan tersebut. Sehingga pada tahun yang lalu saya bersama seluruh anggota Komisi II DPRD sempat turun dan sidak terhadap kegiatan proyek tersebut ujar Marzuki
Memang kami melihat terhadap proyek pelabuhan roro sedanau itu untuk pengawasannya sangat minim sekali, sehingga terhadap keselamatan kerjanya (K3) seolah tidak dimaksimalkan.
Maka dari itu saya berharap kepada Kontraktor Pelaksana untuk bisa mempertanggung jawabkan akan persoalan yang terjadi terhadap keluarga Korban Pungkas Marzuki (Arizki)
Redaktur: Win

















