Berita

PSG Kembali Memuncaki, Hakimi Jadi Bintang di Kemenangan 3-0 vs Brest

×

PSG Kembali Memuncaki, Hakimi Jadi Bintang di Kemenangan 3-0 vs Brest

Sebarkan artikel ini

PSG Mengalahkan Brest dengan Skor 3-0

Di Stade Francis-Le Blé, Paris Saint-Germain (PSG) menunjukkan dominasi mereka sebagai raksasa Ligue 1 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Brest pada Sabtu (25/10) malam waktu setempat. Dua gol dari Achraf Hakimi dan satu gol tambahan dari pemain muda Desire Doue memastikan Les Parisiens kembali ke puncak klasemen, menggeser Marseille.

Sejak peluit pertama dibunyikan, atmosfer di stadion terasa sangat panas. Brest tampil berani dengan menekan dari lini tengah, namun PSG tampak lebih matang dalam memanfaatkan setiap peluang. Gaya permainan cepat dan presisi operan yang dimiliki oleh anak asuh Luis Enrique menjadi pembeda dalam laga yang berjalan dalam tempo tinggi.

Gol Pertama Datang dari Achraf Hakimi

Gol pertama datang pada menit ke-29 lewat aksi brilian Hakimi. Menerima umpan terobosan Vitinha, bek asal Maroko itu menusuk dari sisi kanan dan melepaskan tendangan keras ke sudut gawang. Gol tersebut tak hanya membuka skor, tetapi juga mematikan semangat tuan rumah yang sempat tampil percaya diri di awal laga.

Baca Juga :  Joan Garcia Kalahkan Mantan, Barcelona Bungkam Rival di Derbi Catalan

Hanya sepuluh menit berselang, Hakimi kembali menunjukkan keunggulannya dalam menyerang. Berduet dengan Khvicha Kvaratskhelia, keduanya memainkan kombinasi cepat di dalam kotak penalti Brest. Dengan ketenangan luar biasa, Hakimi menuntaskan peluang itu menjadi gol keduanya malam itu—dan PSG pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Brest Coba Bangkit, Tapi PSG Tetap Kuat

Di babak kedua, Brest mencoba bangkit melalui serangan cepat Pathe Mbiup dan Eric Ebimbe, namun barisan pertahanan PSG tampil disiplin. Lucas Hernandez dan Willian Pacho menjaga area dengan rapat, sementara kiper Lucas Chevalier tampil tenang mengamankan sejumlah tembakan jarak jauh.

Luis Enrique, yang dikenal dengan filosofi penguasaan bola, tak menurunkan intensitas timnya. Masuknya pemain muda seperti Senny Mayulu dan Desire Doue memberi energi baru bagi lini depan PSG. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, membuat Brest lebih banyak bermain di area sendiri.

Gol Penutup dari Desire Doue

Puncak dominasi PSG datang di masa injury time. Desire Doue, yang baru masuk beberapa menit sebelumnya, melepaskan tendangan kaki kiri melengkung dari luar kotak penalti. Bola meluncur mulus ke pojok gawang, menutup pertandingan dengan skor akhir 3-0.

Baca Juga :  Patuhi Prokes, Malam Idul Adha di Kabupaten Asahan Berjalan Kondusif

Bagi Luis Enrique, kemenangan ini adalah pernyataan bahwa proyek mudanya di Paris mulai menunjukkan hasil. “Kami ingin tim yang tak hanya menang, tapi juga bermain indah dan berani,” ujar Enrique usai pertandingan. Ia juga memuji penampilan Hakimi yang disebutnya “bermain dengan semangat seorang pemimpin.”

Klasemen dan Performa PSG

PSG kini mengoleksi 20 poin dari sembilan laga—dua angka lebih banyak dari Marseille yang masih memiliki satu pertandingan tunda. Sementara Brest harus puas tertahan di papan tengah, meski mereka tetap menunjukkan karakter kuat di hadapan publik sendiri.

Lebih dari sekadar kemenangan, malam di Brest memperlihatkan transisi baru PSG—sebuah tim yang kini lebih kolektif, dengan generasi muda seperti Warren Zaire-Emery dan Doue mulai mengambil peran penting. Dalam suasana yang penuh gairah dan percaya diri, Les Parisiens kembali memperlihatkan mengapa mereka masih menjadi standar utama sepak bola Prancis.