Raja Ampat, – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat bekerja sama dengan Pemda Raja Ampat menyiapkan Gedung Dharma Wanita yang terletak di Kelurahan Waisai, Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat sebagai salah satu alternatif untuk menampung Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG).
Hal ini dijelaskan Juru Bicara Gugus Tugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Raja Ampat, dr. Rosenda saat jumpa pers dengan sejumlah media di Kantor Bupati Raja Ampat, Kamis (30/4/2020).
Gedung Dharma Wanita yang diberi nama Syalome Syeben tersebut memiliki sejumlah kamar tidur dengan fasilitas yang cukup memadai. “Gedung Wanita itu bisa untuk OTG, ODP maupun PDP klinis ringan dan tidak mampu karantina mandiri di rumah,” kata dr. Rosenda.
Langkah ini diambil karena semakin meningkatnya jumlah ODP maupun OTG di Raja Ampat. Hingga Kamis (30/4/2020) terdapat 33 OTG dan 44 ODP. Sementara PDP berjumlah 3 orang dan pasien konfirmasi positif berjumlah 4 orang.
“Gedung ini disiapkan bagi mereka yang tidak mampu melakukan karantina mandiri di rumah, terus tidak patuh melakukan karantina mandiri di rumah,” ujar Rosenda.
Terkait upaya-upaya pencegahan Covid-19, ia menjelaskan tim Gugus Tugas melakukan sosialisasi, promosi kesehatan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitas di luar rumah serta menggunakan masker.















