Alreinamedia.com-NTT, Senyum haru tergambar jelas di wajah Yosmelyna Morisani Maifa, karyawan RS Kartini Kupang, saat menerima simbolis manfaat program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) berupa fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) senilai Rp425 juta dari BPJS Ketenagakerjaan.
Bagi Yosmelyna, rumah bukan sekadar bangunan, melainkan tempat berteduh yang layak bagi dirinya dan keluarga. Penyerahan simbolis itu menjadi bukti nyata bahwa pekerja, khususnya di Nusa Tenggara Timur, kini semakin dekat dengan kesempatan memiliki hunian yang layak dan terjangkau.
Kegiatan yang berlangsung Rabu (1/10) ini digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah NTT bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTT, berkolaborasi dengan Bank BTN Kantor Cabang Kupang.
Simbolis diserahkan langsung oleh Wawan Burhanuddin, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTT, didampingi Abduh Husni selaku DBM Business BTN.
“Program ini adalah bentuk nyata dukungan kami dalam meningkatkan kesejahteraan peserta. Tidak hanya perlindungan atas risiko kerja, tapi juga membantu mereka meningkatkan taraf hidup melalui akses pembiayaan rumah yang layak dan terjangkau,” ungkap Wawan Burhanuddin.
Ia menegaskan, hunian yang layak adalah kebutuhan dasar setiap pekerja. Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen menghadirkan solusi bersama mitra perbankan agar pekerja bisa mengakses fasilitas rumah dengan bunga kompetitif, prosedur yang mudah, dan terintegrasi dengan status kepesertaan.
Wawan juga mengajak pekerja lainnya untuk memanfaatkan program MLT. “Manfaat BPJS Ketenagakerjaan jauh lebih luas dari yang dibayangkan. Mari bersama-sama kita wujudkan kesejahteraan pekerja, mulai dari hal paling mendasar: rumah yang layak,” tambahnya.
Kehangatan acara penyerahan itu bukan hanya sekadar seremonial. Ini menjadi simbol harapan baru bagi pekerja di NTT, bahwa kesejahteraan tidak lagi sekadar mimpi.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Bank BTN membuka jalan nyata agar para pekerja bisa pulang ke rumah sendiri, dengan penuh bangga dan bahagia. (Marco)

















