Nasional

Sentilan Jokowi Soal Defisit BPJS Kesehatan: ‘Urusan Ini Kok Sampai Presiden, Kebangetan’

×

Sentilan Jokowi Soal Defisit BPJS Kesehatan: ‘Urusan Ini Kok Sampai Presiden, Kebangetan’

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan persoalan defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau BPJS Kesehatan seharusnya bisa diselesaikan di tingkat kementerian. 

Jokowi mengatakan, pemerintah sebelumnya sudah menyuntik dana talangan Rp 4,9 Triliun untuk menutup defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Namun menurut Jokowi, suntikan dana sebesar itu masih belum cukup.

“Ini pun masih kurang lagi. ‘Pak masih kurang. Kebutuhan bukan Rp 4,9 Triliun’,”ujarnya saat menghadiri Pembukaan Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2018). 

Menurut Jokowi, untuk mencegah persoalan tersebut terulang kembali, harus ada manajemen sistem yang baik dan memberikan kepastian bagi rumah sakit.

Baca Juga :  Hari Sumpah Pemuda ke-96: BNN Ajak Generasi Muda Bersatu Lawan Narkoba

“Lha kok enak banget ini, kalau kurang minta, kalau kurang minta. Mestinya ada manajemen sistem yang jelas sehingga rumah sakit kepastian pembayaran itu jelas,” katanya.

Ia juga menyayangkan Menteri Kesehatan dan Dirut BPJS Kesehatan tak bisa menyelesaikannya.

“Mestinya harus rampung di Menteri Kesehatan dan Dirut BPJS (Kesehatan). Urusan ini kok sampai Pesiden, kebangetan,” katanya.

 

Editor: Heni Anggraini