Kemitraan Strategis Telkomsel dan ZTE untuk Membangun Jaringan Cerdas
Telkomsel, penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, dan ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi TIK terintegrasi global, resmi menandatangani Perjanjian Kemitraan Strategis (SPA) pada ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2026. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kedua perusahaan dalam mengembangkan jaringan yang cerdas dan adaptif, dengan fokus pada pengalaman pelanggan serta transformasi digital di Indonesia.
Kedua perusahaan sepakat untuk mengeksplorasi teknologi jaringan berbasis AI dan inovasi enterprise guna memberikan pengalaman digital yang lebih andal, merata, dan bernilai bagi pelanggan maupun pelaku industri di Indonesia.
1. AI-native RAN dan Layanan Mobile yang Lebih Terdiferensiasi
Telkomsel dan ZTE akan mengevaluasi kapabilitas AI-native Radio Access Network (RAN) untuk memungkinkan layanan 5G yang lebih adaptif dan berorientasi pada pelanggan. Uji coba konsep modul AIREngine pada platform BBU V9200 akan dilakukan untuk memungkinkan pengelolaan jaringan berbasis pengalaman, mendukung peningkatan kualitas layanan secara konsisten.
Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyatakan, “Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan yang mengutamakan pelanggan. Melalui kolaborasi ini, kami berupaya mengintegrasikan kapabilitas jaringan cerdas berbasis AI untuk meningkatkan keandalan layanan, memperluas akses broadband yang lebih inklusif, dan membuka peluang baru bagi pelanggan serta pelaku industri di seluruh Indonesia.”
2. Ekspansi Edge User Plane untuk Penguatan Broadband Wilayah Terpencil

Untuk mendorong inklusi digital, kedua perusahaan akan memperluas implementasi Edge User Plane (UPF), sehingga pemrosesan data dapat dilakukan lebih dekat dengan pengguna. Untuk akses yang lebih merata di berbagai penjuru Indonesia, pendekatan ini menurunkan latensi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat stabilitas layanan, terutama di wilayah terpencil.
President Director ZTE Indonesia, Richard Liang, mengatakan, “Transformasi digital Indonesia terus menunjukkan momentum positif, seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi digital di berbagai sektor industri maupun di tengah masyarakat. Bersama Telkomsel, kami berkomitmen mendukung pengembangan kapabilitas jaringan yang cerdas dan adaptif guna menjawab kebutuhan pengguna dan industri yang terus berkembang.”
3. Inovasi Bersama untuk Solusi Enterprise Berbasis AI

Kolaborasi ini juga mencakup program inovasi bersama dengan pelanggan enterprise melalui uji coba terarah untuk mengidentifikasi use case AI yang relevan, terukur, dan aplikatif bagi kebutuhan industri. Dengan pendekatan ini, kedua perusahaan berharap bisa menghadirkan solusi yang tidak hanya efektif tetapi juga mampu memberikan nilai tambah nyata bagi pelaku bisnis di berbagai sektor.
Manfaat Kolaborasi untuk Pelanggan dan Industri
Melalui kerja sama ini, Telkomsel dan ZTE berkomitmen untuk membangun infrastruktur digital yang lebih kuat dan responsif. Dengan penerapan teknologi AI dan inovasi enterprise, pelanggan akan mendapatkan layanan yang lebih cepat, stabil, dan personalisasi sesuai kebutuhan. Di sisi lain, pelaku industri akan memiliki akses ke solusi yang mampu meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan keunggulan kompetitif.
Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan untuk memperluas akses broadband di daerah-daerah terpencil. Dengan ekspansi Edge User Plane, data dapat diproses lebih dekat dengan pengguna, sehingga mengurangi latensi dan meningkatkan kecepatan akses internet. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah pedesaan atau pulau-pulau terpencil, dapat menikmati manfaat dari transformasi digital.
Kesimpulan
Dengan strategi yang terfokus pada pengalaman pelanggan dan inovasi teknologi, Telkomsel dan ZTE berharap dapat menjadi motor penggerak utama dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia. Kolaborasi ini bukan hanya tentang pengembangan teknologi, tetapi juga tentang membangun sistem yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan langkah-langkah konkret seperti AI-native RAN, ekspansi Edge User Plane, dan inovasi enterprise, kedua perusahaan siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital yang semakin dinamis.

















