Berita

Tren Populer: Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610 di Karawang | Orang Terkaya Indonesia Akhir 2025

×

Tren Populer: Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610 di Karawang | Orang Terkaya Indonesia Akhir 2025

Sebarkan artikel ini

Tragedi Pesawat Lion Air JT610 yang Menewaskan 189 Orang

Pada Senin, 29 Oktober 2018 lalu, dunia penerbangan Indonesia berduka atas jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di Perairan Karawang, Jawa Barat. Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. Beberapa menit setelah mengudara, pesawat kemudian dilaporkan hilang kontak.

Dalam tragedi itu, sebanyak 189 orang yang berada di dalam pesawat dinyatakan meninggal. Jumlah ini terdiri dari 179 penumpang dewasa, satu anak, dua bayi, dua pilot, dan lima kru. Tragedi ini menjadi salah satu peristiwa paling memilukan dalam sejarah penerbangan Indonesia. Kronologi lengkap dari kejadian ini masih menjadi topik pembicaraan hingga saat ini.

Daftar Orang Terkaya di Indonesia Akhir Oktober 2025

Di akhir Oktober 2025, beberapa konglomerat masuk dalam daftar sepuluh besar orang terkaya Indonesia versi Forbes The Real Time Billionaires List. Prajogo Pangestu, pendiri PT Barito Pacific, menempati posisi teratas dengan kekayaan sebesar 38,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 636 triliun per Senin (27/10/2025). Tepat di bawah konglomerat kelahiran Bengkayang, Kalimantan Barat itu disusul pendiri perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources, Low Tuck Kwong. Kekayaan Low Tuck Kwong mencapai 24,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 412 triliun.

Baca Juga :  Muhammad Rudi Ajak Seluruh Komponen Daerah Dukung Percepatan Proyek Strategis Pembangunan Batam

Ini daftar 10 besar selengkapnya:

  1. Prajogo Pangestu
  2. Low Tuck Kwong

Wilayah yang Masuk Puncak Musim Hujan November-Desember

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia masuk puncak musim hujan pada November hingga Desember 2025. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, puncak musim hujan di Indonesia secara umum akan terjadi sejak November 2025 hingga Februari 2026. Sementara itu, awal musim hujan sudah terpantau sejak Agustus 2025 dan diperkirakan berlangsung hingga April 2026.

Berikut daftar wilayah Indonesia yang masuk puncak musim hujan November hingga Desember 2025:

  1. Jakarta
  2. Jawa Barat
  3. Jawa Tengah
  4. Jawa Timur
  5. Bali
  6. Nusa Tenggara Barat
  7. Nusa Tenggara Timur
  8. Sulawesi Selatan
  9. Sulawesi Tenggara
  10. Maluku
  11. Papua
  12. Kalimantan

Gugatan dari Istri Mendominasi Perceraian di Indonesia

Tren perceraian di Indonesia meningkat tajam dalam lima tahun terakhir. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang 2024 tercatat 399.921 kasus perceraian, sedikit menurun dibanding tahun 2023 yang mencapai 408.347 kasus. Namun, jumlah tersebut masih jauh lebih tinggi dibandingkan masa pra-pandemi tahun 2020 yang hanya 291.677 kasus.

Baca Juga :  Didampingi Sang Istri, Presiden Hadiri Resepsi Puncak Satu Abad NU

Selain itu, menurut data BPS, struktur perceraian di Indonesia masih didominasi oleh cerai gugat, yaitu gugatan yang diajukan oleh pihak istri. Ini menjadi topik yang sering dibahas oleh para sosiolog. Mereka memberikan pandangan tentang alasan mengapa perceraian di Indonesia lebih banyak didominasi oleh gugatan dari istri.

Wilayah Berpotensi Hujan Lebat 29-30 Oktober 2025

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat serta angin kencang pada Rabu (29/10/2025) dan Kamis (30/10/2025). Karena sudah memasuki musim hujan, BMKG terus mengimbau agar masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, serta gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan genangan air maupun bencana hidrometeorologi lainnya.

Berikut daftar wilayah yang berpotensi hujan lebat dari 29-30 Oktober 2025:

  1. Jakarta
  2. Jawa Barat
  3. Jawa Tengah
  4. Jawa Timur
  5. Bali
  6. Nusa Tenggara Barat
  7. Nusa Tenggara Timur
  8. Sulawesi Selatan
  9. Sulawesi Tenggara
  10. Maluku
  11. Papua
  12. Kalimantan