Truk Mogok di Tanjakan Cikulur Lumpuhkan Akses Jalan Sampai-Cileles
Lebak, Banten – Sebuah insiden tak terduga terjadi di tanjakan Jalan Raya Sampai-Cileles, tepatnya di Desa Seumur Bandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu (28/12/2025). Sebuah mobil truk dengan nomor polisi B 9030 GD dilaporkan mogok di tengah tanjakan, menyebabkan kelumpuhan total pada akses jalan utama tersebut. Kejadian ini memaksa para pengendara yang melintas untuk memutar balik kendaraan mereka, menciptakan antrean panjang dan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan.
Truk nahas tersebut diketahui mulai mogok sejak pukul 14.00 WIB dan kondisinya terus berlangsung hingga larut malam. Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa truk tersebut berhenti tepat di tengah jalan, dalam keadaan mesin mati. Untuk mencegah truk mundur kembali ke bawah tanjakan yang curam, beberapa ganjalan kayu telah dipasang di bagian bannya. Kondisi ini menciptakan hambatan signifikan, membuat jalan raya yang biasanya ramai menjadi terhalang sepenuhnya.
Dampak Kemacetan dan Pengalihan Arus Lalu Lintas
Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut mengalami kemacetan parah. Pengendara kendaraan roda empat terpaksa menghentikan perjalanannya dan melakukan manuver memutar balik. Situasi ini sangat merugikan bagi mereka yang memiliki jadwal ketat atau membawa barang penting.
Satu-satunya jenis kendaraan yang masih dapat melintas adalah sepeda motor. Namun, para pengendara roda dua pun harus ekstra hati-hati saat melewati titik lokasi truk mogok. Mereka harus mencari celah sempit di samping truk atau sedikit menepi ke bahu jalan yang mungkin tidak rata, demi bisa melanjutkan perjalanan.
Penjelasan Pihak Kepolisian
Menanggapi situasi tersebut, Bripka Alek Agustiana, seorang anggota dari Polsek Cikulur, memberikan keterangan di lokasi kejadian. Ia membenarkan bahwa truk tersebut mengalami mogok karena tidak kuat menanjak. “Iya mogok, tadi tidak kuat menanjak,” ujar Bripka Alek saat ditemui di lokasi.
Lebih lanjut, Bripka Alek menjelaskan bahwa truk tersebut sedang dalam perjalanan mengangkut barang bekas dari arah Cikulur. “Bawa barang bekas. Sebenernya muatan normal, cuma 4 ton,” tambahnya. Meskipun muatan dianggap normal, tampaknya medan tanjakan yang curam menjadi kendala berat bagi truk tersebut.
Perkiraan Perbaikan dan Pengalihan Jalan Sementara
Pihak kepolisian memperkirakan bahwa perbaikan truk akan memakan waktu cukup lama. “Perkiraan masih lama, mungkin sampai pagi hidupnya,” ungkap Bripka Alek. Oleh karena itu, untuk mengatasi kemacetan dan memberikan solusi sementara bagi pengendara, akses jalan Sampai-Cileles akan dialihkan.
“Makanya akses jalan ini kita alihkan sementara ke Jalan Pasir Melati,” jelas Bripka Alek. Pengalihan arus ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di lokasi kejadian dan memungkinkan pengendara untuk tetap mencapai tujuan mereka meskipun harus melewati rute alternatif.
Keamanan dan Pemantauan Lokasi
Bripka Alek juga menegaskan bahwa pihak Polsek Cikulur akan terus berjaga di lokasi hingga kondisi jalan kembali normal. “Kita di sini sampai mobilnya betul-betul hidup dan jalanan jug normal,” pungkasnya. Kehadiran polisi di lokasi bertujuan untuk memastikan keamanan, mengatur lalu lintas, serta membantu kelancaran proses perbaikan truk.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya perawatan kendaraan, terutama bagi kendaraan berat yang sering melintasi medan berat seperti tanjakan. Kondisi jalan yang baik dan kesiapan kendaraan adalah kunci utama untuk mencegah insiden serupa yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat luas. Para pengendara diharapkan bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.

















