An Se-young sedang mempertimbangkan untuk absen dari Korea Open 2026 yang berlangsung di Yeosu pada 3-8 November setelah merebut gelar French Open di Arena Grand Paris pada 25 Oktober 2026. Keputusan ini muncul karena pemain tunggal putri nomor satu dunia itu mengalami permasalahan pada pergelangan kaki kanan dan nyeri pada tendon Achilles, sehingga tim medis dan pelatih menilai pemulihan menjadi prioritas utama.
Setelah menambah koleksi trofi di Prancis, An harus mengevaluasi kondisi fisiknya sebelum memastikan tampil di turnamen kandang. Wawancara yang dirilis Asosiasi Bulu Tangkis Korea dan dikutip dari Chosun menyebutkan bahwa dia akan menjalani istirahat dan proses pemulihan begitu kembali ke Korea Selatan, lalu akan mengambil keputusan akhir: “Setelah itu, saya akan memutuskan apakah akan berpartisipasi di Korea Open atau beristirahat lebih lama.”
Kondisi ini terasa krusial mengingat An baru saja memperpanjang rekor impresifnya menjadi 50 kemenangan beruntun. Kemenangan atas Pusarla V. Sindhu di final French Open berakhir 16-21, 21-11, 21-12, sekaligus mengukuhkan gelar French Open keempatnya (2019, 2024, 2025, 2026) dan menjadikan musim 2026 sangat dominan: 66 kemenangan dan hanya satu kekalahan, serta 10 trofi sejauh ini.
Jika ia memilih tetap turun di Korea Open, jadwal memberikan jeda singkat—hanya sekitar sembilan hari dari final Prancis sampai pertandingan di Yeosu—yang dinilai cukup ketat untuk pemulihan cedera pergelangan dan tendon Achilles. Masalah tersebut pertama kali terasa saat penampilannya di final Denmark Open beberapa waktu sebelumnya, sehingga tim An harus menimbang risiko memperburuk kondisi jika terus memaksakan tampil.
Di balik kecemasan soal kebugaran, An juga menegaskan fokus pada konsistensi permainan sebagai kunci kemenangan di Paris. Strateginya dari final itu menunjukkan penyesuaian taktis, terutama memperkuat pertahanan untuk menahan serangan agresif lawan, sehingga mampu bangkit setelah kehilangan gim pertama. Kemenangan ini juga menempatkannya dalam jalur untuk menyaingi catatan 11 gelar yang ia raih pada musim 2025, apabila mampu menambah trofi di Korea Open atau turnamen selanjutnya.
Pihak tim pelatih dan medis diperkirakan akan terus melakukan pemeriksaan selama beberapa hari ke depan untuk menentukan apakah An Se-young dapat pulih sepenuhnya dalam waktu singkat atau sebaiknya mengambil jeda lebih lama demi menjaga karier jangka panjangnya. Bagi publik dan penggemar di Korea Selatan, keputusan final soal partisipasinya di Korea Open akan menjadi perhatian utama menjelang pembukaan kompetisi.
















