Edukatif

10 Provinsi Tergemar Membaca: Kaltara Ungguli Kaltim

×

10 Provinsi Tergemar Membaca: Kaltara Ungguli Kaltim

Sebarkan artikel ini

Minat Baca Masyarakat Indonesia: Analisis Mendalam Berdasarkan Data 2024

Kualitas sumber daya manusia (SDM) suatu bangsa sering kali diukur melalui berbagai indikator, salah satunya adalah tingkat kegemaran membaca. Kebiasaan membaca bukan sekadar mencerminkan tingkat pendidikan formal, melainkan juga menunjukkan keterbukaan masyarakat terhadap informasi, pengetahuan baru, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman. Wilayah dengan budaya membaca yang kuat umumnya memiliki daya saing yang lebih unggul di berbagai lini. Aktivitas membaca buku sendiri merupakan proses memahami informasi tertulis yang bertujuan utama untuk memperluas wawasan, melatih kemampuan berpikir, serta memperkaya perspektif individu. Melalui kegiatan ini, seseorang dapat mengasah pemikiran kritis, meningkatkan fokus, memperdalam pemahaman terhadap isu-isu kompleks, bahkan membangun empati dengan menyelami berbagai narasi dan pengetahuan yang disajikan. Relevansi membaca semakin krusial di era digital yang dibanjiri informasi cepat, menuntut kemampuan literasi yang mumpuni.

Di Indonesia, isu minat baca terus menjadi perhatian serius. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah dari Survei Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat oleh Perpustakaan Nasional pada tahun 2024 mencatat rata-rata nasional kegemaran membaca masyarakat Indonesia berada pada angka 72,44. Angka ini menunjukkan bahwa hanya sebagian dari puluhan provinsi yang mampu melampaui rata-rata nasional tersebut, mengindikasikan bahwa budaya gemar membaca belum sepenuhnya merata di seluruh penjuru negeri, meskipun berbagai program literasi telah digalakkan oleh pemerintah dan berbagai pihak di daerah.

DI Yogyakarta Pimpin Daftar Provinsi Paling Gemar Membaca

Dalam pemeringkatan tingkat kegemaran membaca, Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta menorehkan prestasi gemilang dengan menempati posisi teratas sebagai provinsi dengan minat baca tertinggi di Indonesia. Skor yang diraih DI Yogyakarta adalah 79,99, jauh melampaui rata-rata nasional.

Berikut adalah rincian kebiasaan membaca dan akses internet di DI Yogyakarta, berdasarkan data 2024:
* Frekuensi Membaca: 5-6 kali dalam periode tertentu.
* Durasi Membaca: Rata-rata antara 1 jam 00 menit hingga 1 jam 59 menit.
* Jumlah Buku yang Dibaca: Sekitar 3-4 buku.
* Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali dalam periode tertentu.
* Durasi Akses Internet: Rata-rata antara 1 jam 00 menit hingga 1 jam 59 menit.

Kalimantan Utara Ungguli Kalimantan Timur dalam Minat Baca

Salah satu temuan menarik dari data survei tahun 2024 adalah performa Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang berhasil menembus jajaran 10 besar provinsi dengan masyarakat paling gemar membaca. Kaltara, yang merupakan provinsi relatif baru dan resmi berpisah dari Kalimantan Timur pada tahun 2012, menunjukkan skor kegemaran membaca sebesar 72,80. Pencapaian ini menempatkannya di atas Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang mencatatkan skor 69,53.

10 Provinsi dengan Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi

Sebanyak sepuluh provinsi di Indonesia berhasil menunjukkan tingkat kegemaran membaca yang sangat baik, melampaui rata-rata nasional 72,44. Data rinci dari provinsi-provinsi ini memberikan gambaran tentang kebiasaan membaca dan akses internet masyarakatnya:

  1. DI Yogyakarta (79,99)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59 (1 jam 00 menit – 1 jam 59 menit)
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
    • Durasi Akses Internet: 0100-01,59 (1 jam 00 menit – 1 jam 59 menit)
  2. Kepulauan Bangka Belitung (77,47)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
    • Durasi Akses Internet: 0100-01,59
  3. Jawa Timur (77,15)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
    • Durasi Akses Internet: 0100-01,59
  4. Jawa Barat (75,07)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
    • Durasi Akses Internet: 0100-01,59
  5. Kalimantan Selatan (74,63)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
    • Durasi Akses Internet: 0100-01,59
  6. Sulawesi Selatan (74,46)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
    • Durasi Akses Internet: 0100-01,59
  7. Jawa Tengah (73,91)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 5-6 kali
    • Durasi Akses Internet: 0100-01,59
  8. Kepulauan Riau (73,69)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  9. Sumatera Barat (73,30)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  10. Kalimantan Utara (72,80)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
Baca Juga :  Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersilaturahmi bersama keluarga besar RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepulauan Riau.

Perbandingan Minat Baca di Berbagai Provinsi Lainnya

Selain kesepuluh provinsi teratas, data survei tahun 2024 juga memetakan tingkat kegemaran membaca di provinsi-provinsi lainnya. Terdapat variasi yang cukup signifikan, dengan beberapa provinsi yang berada di bawah rata-rata nasional.

  • DKI Jakarta (72,19)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Bali (71,97)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Kalimantan Barat (71,26)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Banten (70,66)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Nusa Tenggara Timur (70,34)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Riau (70,26)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Aceh (69,93)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Sumatera Selatan (69,62)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Kalimantan Timur (69,53)
    • Frekuensi Membaca: 5-6 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Bengkulu (68,83)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Sumatera Utara (68,57)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Sulawesi Utara (68,44)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Kalimantan Tengah (68,34)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Jambi (68,05)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Lampung (67,67)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Sulawesi Tengah (67,48)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 5-60 menit
  • Sulawesi Barat (67,06)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Sulawesi Tenggara (66,02)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Nusa Tenggara Barat (65,67)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Maluku (62,58)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Gorontalo (62,43)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Maluku Utara (60,52)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Papua Barat (59,29)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Papua Barat Daya (54,89)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Papua Selatan (54,82)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Papua Tengah (52,06)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Papua (50,86)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
  • Papua Pegunungan (38,83)
    • Frekuensi Membaca: 3-4 kali
    • Durasi Membaca: 0100-01,59
    • Jumlah Buku yang Dibaca: 3-4 buku
    • Frekuensi Akses Internet: 3-4 kali
    • Durasi Akses Internet: 3-40 menit
Baca Juga :  Mitos AC Boros BBM: Fakta Mengejutkan yang Jarang Terungkap

Tingkat Minat Baca di Kalimantan Timur: Analisis Kota dan Kabupaten

Meskipun secara provinsi Kalimantan Timur berada di bawah Kalimantan Utara, data tahun 2024 menunjukkan variasi yang menarik di tingkat kota dan kabupaten di dalam provinsinya.

  • Kota Samarinda:
    • Skor: 84,86
    • Frekuensi membaca: 6 jam per minggu
    • Durasi membaca: berkisar antara 2 jam hingga 2 jam 59 menit
    • Jumlah bacaan: 5-6 buku per tiga bulan
  • Kota Balikpapan:
    • Skor: 81,04
    • Frekuensi membaca: 6 jam per minggu
    • Durasi membaca: 1 jam hingga 1 jam 59 menit
    • Jumlah bacaan: 5-6 buku per tiga bulan
  • Kota Bontang:
    • Skor: 75,83
    • Frekuensi membaca: 5-6 jam per minggu
    • Durasi membaca: 1 jam hingga 1 jam 59 menit
    • Jumlah bacaan: 5-6 buku per tiga bulan
  • Kabupaten Kutai Kartanegara:
    • Skor: 68,17
    • Frekuensi membaca: 3-4 jam per minggu
    • Durasi membaca: 1 jam hingga 1 jam 59 menit
    • Jumlah bacaan: 3-4 buku per tiga bulan
  • Kabupaten Kutai Timur:
    • Skor: 67,59
    • Frekuensi membaca: 3-4 jam per minggu
    • Durasi membaca: 1 jam hingga 1 jam 59 menit
    • Jumlah bacaan: 3-4 buku per tiga bulan

Tingginya minat baca di beberapa wilayah Kalimantan Timur ini, seperti Samarinda dan Balikpapan, turut didukung oleh keberadaan fasilitas perpustakaan yang memadai. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur (DPK) Kaltim, serta Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan, menjadi contoh institusi yang menyediakan akses literatur. Selain itu, keberadaan perpustakaan digital yang dapat diakses secara daring tanpa batas waktu dan tempat, serta program perpustakaan keliling yang rutin mengunjungi sekolah, lembaga pemasyarakatan, dan panti sosial, turut berkontribusi dalam meningkatkan literasi di wilayah tersebut. Dengan adanya laporan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih termotivasi untuk menjadikan kegiatan membaca sebagai bagian integral dari pengembangan diri dan literasi di daerah masing-masing.