Berita

3 Keputusan Kontroversial Ma Ning, Wasit Irak vs Indonesia: Jay Idzes dan Thom Haye Kepo

×

3 Keputusan Kontroversial Ma Ning, Wasit Irak vs Indonesia: Jay Idzes dan Thom Haye Kepo

Sebarkan artikel ini

Timnas Indonesia Kalah dari Irak, Kontroversi Wasit Jadi Sorotan

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan 1-0 atas Irak dalam laga lanjutan Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dengan hasil ini, peluang Garuda untuk melangkah lebih jauh di ajang bergengsi tersebut pun pupus. Pertandingan yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, menjadi pertandingan yang penuh dengan kontroversi, terutama dari keputusan wasit Ma Ning.

Meski kalah, beberapa momen penting dalam pertandingan ini menunjukkan bahwa keputusan wasit memengaruhi jalannya pertandingan. Berikut adalah tiga momen kontroversi yang mencuri perhatian:

  • Hanya Beri Kartu Kuning ke Pemain Irak

    Pada menit ke-69, Ole Romeny mencoba melewati bek Irak, Zaid Tahseen. Saat itu, pemain Oxford United tersebut sudah mendorong bola untuk melewatinya, namun Tahseen menjegalnya. Wasit Ma Ning menganggapnya sebagai pelanggaran dan hanya memberikan kartu kuning. Padahal, seharusnya Tahseen diganjar kartu merah karena ia merupakan orang terakhir dari lini pertahanan Singa Mesopotamia. Keputusan ini dinilai tidak adil dan memengaruhi alur permainan timnas Indonesia.

  • Pelanggaran Romeny

    Kontroversi berikutnya terjadi lagi-lagi pada saat Romeny mencoba melepaskan tendangan. Wasit Ma Ning menganggap pemain bernomor punggung 10 tersebut melakukan pelanggaran. Hal ini terjadi setelah bola yang hendak ditendang Romeny berhasil diicok oleh pemain Irak. Kaki Bang Ole yang sedang dalam posisi menendang diklaim Ma Ning sebagai pelanggaran. Protes dari Romeny pun tidak dihiraukan, dan ia akhirnya mendapat kartu kuning pada menit ke-86′. Keputusan ini dinilai tidak adil dan memengaruhi performa pemain.

  • Pelanggaran di Kotak Penalti

    Momen terakhir yang menjadi sorotan adalah keputusan wasit saat ada skrimit di dalam kotak penalti pada menit ke-90+9′. Saat Maarten Paes melepas tendangan bebas ke arah kotak penalti, bola diterima oleh Idzes. Kapten Garuda tersebut kemudian menyundul bola ke dalam kotak 12 pas. Selanjutnya, Kevin Diks mencoba mengontrol bola dengan kaki. Namun, bersamaan dengan itu, Tahseen mencoba menggapainya juga dengan kepala alias sundulan. Wasit Ma Ning meniup peluit pelanggaran karena menganggap pemain Monchengladbach ini mengangkat kaki terlalu tinggi.

Baca Juga :  President Jokowi Launches Cash Assistance Program for Street Vendors, Small Stall Owners



Namun, jika dilihat dari tayangan ulang, bola tersebut seharusnya digapai oleh kaki bukan kepala. Justru Ma Ning menilai Diks mengangkat kaki terlalu tinggi untuk mendapatkan bola sundulan Idzes. Keputusan ini menjadi salah satu momen yang memengaruhi hasil pertandingan.

Dengan tiga keputusan kontroversi ini, banyak pihak merasa bahwa wasit tidak memberikan keadilan kepada timnas Indonesia. Meskipun kalah, para pemain dan pelatih tetap berusaha memberikan yang terbaik. Semoga di pertandingan selanjutnya, keputusan wasit bisa lebih objektif dan membantu timnas Indonesia dalam mencapai target mereka.