JAKARTA – Berikut berita terpopuler pada hari Sabtu (4/10) yang mungkin menarik perhatian pembaca. Mulai dari nasib ratusan honorer calon PPPK paruh waktu yang masih belum jelas, jumlah pendamping PKH, TKSK, dan PRS yang menerima SK PPPK cukup banyak, hingga penjelasan mengenai bendera Merah Putih yang robek saat latihan HUT TNI. Simak selengkapnya!
Ratusan Honorer Masuk Usulan Susulan Jadi PPPK Paruh Waktu, Tetapi Belum Jelas
Sebanyak 526 honorer non-database BKN di lingkungan Pemerintah Kota Serang, Provinsi Banten, masih menunggu kepastian status pengangkatannya menjadi PPPK paruh waktu.
Kepala Bidang Pengadaan Pegawai BKPSDM Kota Serang, Hafiz Rahman, menyampaikan bahwa semua keputusan terkait status tersebut bergantung pada keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).
“Usulan untuk PPPK paruh waktu itu akan disetujui oleh KemenPANRB jika memenuhi syarat,” ujarnya di Serang, Jumat (3/10).
Pendamping PKH, TKSK, dan PRS Menerima SK PPPK, Jumlahnya Lumayan Banyak
Beberapa pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang bertugas di Kabupaten Lampung Selatan menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK teknis Kementerian Sosial.
Selain pendamping PKH, ada juga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pendamping Rehabilitasi Sosial (PRS).
Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan, Puji Sukamto, menyebutkan bahwa total peserta pelantikan PPPK seharusnya mencapai 222 orang.
Lapor ke Istana Soal IKN, Pak Basuki Diladeni 2 Wakil Menteri
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, mengunjungi Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, untuk melaporkan perkembangan pembangunan IKN sebagai ibu kota politik, Jumat (3/10/2025).
Ia melaporkan kepada dua wakil menteri sekretariat negara yang menerima kedatangannya, yakni Juri Ardiantoro dan Bambang Eko Suharyanto.
Setelah pertemuan tersebut, Basuki menjelaskan bahwa dirinya melaporkan status dan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), terutama setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025.
Bendera Merah Putih Robek di Monas, Ini Penjelasan TNI
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, membenarkan bahwa bendera Merah Putih yang terbentang di Monas sempat robek saat gladi kotor perayaan HUT Ke-80 TNI pada Kamis (2/10).
Menurut Freddy, bendera tersebut robek karena tertiup angin kencang saat ingin dibentangkan.
“Pada saat kemarin, angin di atas 20 knot cukup kencang. Jadi, bahan kain yang kami gunakan juga kurang bagus,” kata Freddy saat ditemui awak media di halaman Monas, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025).
Caketum AAI Tjandra Sridjaja Siapkan Program Bantuan Hukum Gratis untuk Masyarakat
Sebanyak 87 Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Advokat Indonesia (DPC AAI) mendukung Tjandra Sridjaja Pradjonggo untuk maju sebagai calon ketua umum AAI periode 2025-2030.
Acara deklarasi di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/10), dihadiri ratusan anggota AAI dari berbagai daerah, yang ingin organisasi advokat tersebut dapat kembali menjadi satu wadah dan rumah bagi para advokat.
Tjandra menyampaikan bahwa dirinya siap menjadi ketua umum AAI demi mewujudkan rekonsiliasi dan kebersamaan agar AAI kembali dalam satu wadah, di mana saat ini AAI masih terpecah tiga kubu.

















