Berita UtamaDaerahKepriNatunaNewsPERISTIWA

Akibat Tanah Longsor, 934 Orang Warga Serasan di Ungsikan, 4 Korban di Larikan Ke Pontianak

×

Akibat Tanah Longsor, 934 Orang Warga Serasan di Ungsikan, 4 Korban di Larikan Ke Pontianak

Sebarkan artikel ini
Bupati dan Wakil Bupati Natuna Wan Siswandi dan Rodhial Huda bersama BPBD, Basarnas, Polres Natuna dan Forkopimda serta Damkar Natuna tiba di Serasan tinjau warga terkena musibah tanah longsor, Senin (6/3/23) Foto: Arizki

Alreinamedia.com- Natuna, Bupati dan Wakil Bupati Natuna Wan Siswandi dan Rodhial Huda bersama BPBD, Basarnas, Polres Natuna dan Forkopimda serta Damkar Natuna tiba di Serasan tinjau warga terkena musibah tanah longsor, Senin (6/3/23)

Sesampainya di Serasan Pukul 23:00 wib Bupati dan rombongan langsung menemui para warga yang mengungsi paska terjadi longsor yang mengakibatkan korban jiwa kurang lebih sekitar 56 orang.

Menurut data yang diperoleh di lapangan, dari kejadian tersebut telah ditemukan 10 orang korban meninggal dan puluhan korban luka berhasil dievakuasi oleh TNI Polri yang bertugas di Serasan dibantu oleh masyarakat setempat.

Dari keterangan Polsek Serasan, saat ini masih ada sekitar 42 orang dinyatakan hilang dan 27 rumah tertimbun material tanah longsor dan dua orang masih dalam keadaan hidup belum bisa dievakuasi karena keadaan tanah material masih rawan longsor.

Baca Juga :  Langkah bright PLN Batam Cegah Covid -19 dan Siaga Menjaga Pasokan Listrik Masyarakat

“Untuk dua orang tersebut masih terjepit material longsor, yang salah satunya terjepit motor miliknya dan terus meminta tolong, namun karena suara gemuruh datang lagi, maka kami berlari meniggalkan korban dan kami putuskan untuk melanjutkan evakuasi besoknya lagi, dan berharap korban masih bisa diselamatkan,” ujar Kapolsek Serasan, Iptu Malik.

Dalam Kesempatan tersebut, Bupati Natuna Wan Siswandi langsung pegang komando dalam rencana penanganan penyelamatan korban musibah tanah longsor tersebut.

Tim evakuasi terdiri dari Polres Natuna berjumlah 35 orang, Kodim 0318 Natuna 11 personil, Basarnas 37 personil, , BPBD 15 orang, Damkar 17 orang, Komposit Gardapati 25 personil, Satpol PP 5, Dokter 3 orang, perawat 1 orang, dan akan menyusul ke lokasi kejadian dari TNI AL menggunakan kapal perang.

Baca Juga :  Superflu ramai dibahas, perlukah khawatir akan pandemi baru?

Wan Siswandi meminta kepada Tim dokter untuk merujuk 4 orang korban luka parah ke Pontianak menggunakan KM Bukit Raya, dan memberi memberikan pengobatan terbaik kepada korban luka.

Berdasarkan data yang telah di himpun awak media ini tercatat Data Meninggal : 10 Orang
Dinyatakan Hilang : 42 Orang
Korban Luka Berat : 4 Orang
Korban Kritis : 4 Orang ( akan dikirim ke Pontianak menggunakan KM Bukit Raya

Data Pengungsi :

Pengungsian PLBN : 219 Orang
Pengungsian Puskesmas : 215 Orang
Pengungsian Pelimpak & Mesjid Alfurqon : 500 orang
Total Pengungsi : 934 Orang

Saat pimpin rapat terbatas, Bupati Natuna memutuskan untuk melakukan evakuasi pada Selasa (7/3) pagi dan melarang masyarakat untuk sementara waktu tidak boleh membantu evakuasi korban. (Arizki)

Redaktur : Erwin Syahril