Semarak Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag Bantul: Kompetisi Olahraga Pecah Rekor Partisipasi
Menyambut peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) Tingkat Kabupaten Bantul, sebuah gelaran tahunan berupa pertandingan olahraga telah menyita perhatian dan antusiasme luar biasa dari seluruh elemen Kemenag. Pegawai di bawah naungan Kemenag, Kantor Urusan Agama (KUA), dan khususnya para tenaga pendidik serta kependidikan di madrasah, menunjukkan semangat juang yang tinggi untuk berpartisipasi. Bukti nyata dari antusiasme ini terlihat dari lonjakan jumlah peserta pada tiga cabang olahraga yang dilombakan, jauh melampaui partisipasi pada tahun-tahun sebelumnya.
Tahun ini, penyelenggara acara memutuskan untuk memisahkan kategori putra dan putri pada setiap cabang olahraga, sebuah inovasi yang disambut baik dan semakin memicu semangat kompetisi. Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di lingkungan MAN 1 Bantul, yang siap menjadi saksi bisu lahirnya para juara baru.
Peningkatan Signifikan Jumlah Peserta
Dimyati, S.Sos.MM, selaku koordinator kegiatan, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya minat peserta. Ia memaparkan data partisipasi yang mengesankan:
- Bola Voli:
- Kategori Putra: Diikuti oleh 24 tim.
- Kategori Putri: Diikuti oleh 18 tim.
- Tenis Meja:
- Kategori Putra: Meraih partisipasi 46 orang peserta.
- Kategori Putri: Meraih partisipasi 24 orang peserta.
- Catur:
- Kategori Putra: Diikuti oleh 27 orang peserta.
- Kategori Putri: Diikuti oleh 19 orang peserta.
“Alhamdulillah, sebagai panitia, kami sangat bersukacita melihat partisipasi yang melimpah tahun ini, melebihi ekspektasi kami. Ini bukan semata-mata karena hadiah yang ditawarkan, melainkan refleksi dari rasa kepemilikan atau ‘handarbeni’ terhadap Kemenag yang semakin mendalam. Warga Kemenag menunjukkan kecintaan mereka pada institusi ini dengan turut memeriahkan hari kelahirannya,” ujar Dimyati dengan penuh semangat saat memimpin pertemuan teknis di MAN 1 Bantul.
Detail Pelaksanaan Pertandingan
Dalam temu teknik yang berlangsung khidmat, masing-masing penanggung jawab cabang olahraga secara berurutan memaparkan detail teknis pelaksanaan pertandingan.
Cabang Bola Voli
Totok Yunianto, yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pertandingan bola voli, memulai sesi dengan melakukan pengundian. Ia menekankan pentingnya setiap peserta untuk mengenakan seragam tim yang seragam. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan kekompakan, tetapi juga agar penampilan mereka terlihat profesional dan tidak terkesan asal-asalan ketika dipublikasikan di media.
- Sistem Pertandingan: Menggunakan sistem gugur dengan format dua kali kemenangan (best of three).
- Penentuan Juara: Pertandingan akan dilangsungkan hingga perebutan posisi juara 1 dan 2. Sementara itu, tim yang kalah di babak semifinal akan dinobatkan sebagai juara bersama untuk posisi 3 dan 4.
Cabang Tenis Meja
Muh. Fahrudin, penanggung jawab cabang tenis meja, menjelaskan bahwa karena tingginya jumlah peserta dan keterbatasan waktu yang hanya sehari, pertandingan akan menerapkan sistem gugur dengan tiga kali kemenangan (best of five).
- Kategori yang Dipertandingkan: Hanya akan mempertandingkan nomor tunggal.
- Peraturan Peserta:
- Setiap peserta wajib membawa bet tenis meja sendiri, dengan kebebasan dalam memilih jenis bet.
- Peserta diwajibkan mengenakan sepatu olahraga saat bertanding.
- Penentuan Juara: Sama seperti bola voli, perebutan juara 1 dan 2 akan menjadi fokus utama, sementara juara 3 dan 4 akan diberikan kepada kedua tim semifinalis yang kalah.
Cabang Catur
Sutanto, selaku penanggung jawab cabang catur, menguraikan bahwa pertandingan akan menggunakan sistem Swiss dengan durasi catur cepat 15 menit tanpa tambahan waktu (increment).
- Jumlah Babak:
- Kategori Putra: Akan memainkan sebanyak 6 babak.
- Kategori Putri: Akan memainkan sebanyak 5 babak.
- Keunggulan Sistem Swiss: Sistem ini memastikan bahwa seluruh peserta akan bertanding sesuai dengan jumlah babak yang telah ditentukan. Hal ini juga mencegah kemungkinan peserta untuk mengikuti cabang olahraga lain secara bersamaan.
- Tujuan Penambahan Babak: “Kami sengaja membuat jumlah babak lebih banyak untuk meminimalkan potensi nilai yang sama antar peserta. Dengan demikian, kami berharap juara yang terpilih benar-benar merupakan yang terbaik dengan perolehan poin tertinggi,” pungkas Sutanto, menegaskan komitmen pada keadilan kompetisi.
Semua pihak berharap, gelaran HAB ke-80 Kemenag Bantul ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan di antara seluruh keluarga besar Kemenag Kabupaten Bantul.

















