Jamie Carragher, legenda Liverpool yang kini menjadi pandit sepak bola, memberikan komentar tajam terhadap performa Chelsea setelah kekalahan mereka dari Nottingham Forest. Kekalahan ini terjadi dalam pertandingan matchweek ke-35 Liga Inggris musim 2025-2026.
Pertandingan berlangsung di Stamford Bridge, markas Chelsea, pada Senin (4/5/2026). Namun, The Blues justru kalah dengan skor telak 1-3 dari Nottingham Forest. Kekalahan ini sangat mengejutkan karena tim asuhan Steve Cooper itu tidak turun dengan kekuatan penuh. Mereka melakukan rotasi pemain untuk persiapan laga leg kedua semifinal Liga Europa.
Kekalahan memalukan ini mendapat kritik tajam dari Carragher. Ia mengaku tidak percaya bahwa Chelsea bisa kalah dari tim yang tidak menggunakan pemain utama. Padahal, saat ini Chelsea sedang dalam posisi sebagai juara Piala Dunia Klub 2025 setelah mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) di partai final. Prestasi ini membuat sebagian netizen Indonesia menjuluki klub tersebut sebagai Klub Juara Dunia atau KJD.
Namun, performa di lapangan justru bertolak belakang dengan ekspektasi besar tersebut. Carragher bahkan menyebut Chelsea sebagai klub rusak akibat penurunan performa yang sangat parah. Menurutnya, status sebagai klub terbaik dunia tidak terasa sama sekali ketika menghadapi tim papan bawah seperti Nottingham Forest.
“Ini mengejutkan,” kata Carragher, dikutip dari Sky Sports.
“Ada lima atau enam pemain top di lapangan hari ini dan mereka dikalahkan oleh tim B Nottingham Forest.”
“Kurang dari 12 bulan yang lalu, mereka menghancurkan PSG.”
“Tidak ada hubungan antara pemain dan staf, pemain dan penggemar.”
“Dalam beberapa hal, ini adalah hal yang baik karena menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang menghabiskan uang, membeli pemain, dan pintu putar ini.”
“Ini tentang menciptakan kebersamaan dan tidak ada apa pun di sana.”
“Mereka terlihat seperti klub sepak bola yang hancur saat ini,” tutur Carragher menambahkan.
Dalam pertandingan tersebut, Chelsea tertinggal dua gol dalam waktu 15 menit. Gol pertama dicetak oleh Taiwo Awoniyi melalui sundulan, kemudian Igor Jesus mencatatkan penalti. Chelsea sempat mendapatkan hadiah penalti di akhir babak pertama. Namun, Cole Palmer gagal menunaikan tugasnya sebagai eksekutor.
Selepas jeda, Nottingham Forest menambah gol lagi melalui brace Taiwo Awoniyi. Chelsea akhirnya menipiskan skor lewat tendangan salto Joao Pedro di menit-menit akhir laga. Meskipun berhasil mencetak gol, hasil akhir tetap mengkhawatirkan bagi para pendukung Chelsea.














