PSIM Yogyakarta Bertekad Bangkit di Kandang Borneo FC Pasca Kekalahan Telak
Kekalahan telak 0-3 di kandang sendiri dari Persebaya Surabaya pada 25 Januari lalu menjadi pukulan telak bagi PSIM Yogyakarta. Hasil yang mengejutkan ini membuka mata pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, bahwa timnya masih menyimpan banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Berbagai aspek permainan, mulai dari pertahanan hingga lini serang, membutuhkan perbaikan mendesak agar tidak terulang kembali di pertandingan selanjutnya.
Salah satu fokus utama yang disoroti oleh Van Gastel adalah perlunya meminimalisir kesalahan-kesalahan mendasar yang terjadi sepanjang 90 menit pertandingan. Kesalahan elementer semacam ini seringkali menjadi celah yang dapat dieksploitasi oleh lawan untuk mencetak gol. Tiga gol yang bersarang di gawang Cahya Supriadi saat menghadapi Persebaya menjadi bukti nyata betapa merugikannya kesalahan-kesalahan tersebut.
Kini, ujian sesungguhnya bagi PSIM untuk menunjukkan hasil dari pembenahan yang telah dilakukan akan datang sore nanti. Tim berjuluk Laskar Mataram ini dijadwalkan akan melakoni laga tandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. Menghadapi tim kuat di kandangnya sendiri, PSIM wajib menghindari pengulangan kesalahan yang sama seperti ketika mereka takluk dari Persebaya.
“Bagi saya, pertandingan melawan Borneo itu sama seperti melawan Persebaya. Kami mendominasi penguasaan bola dan mereka menunggu kesalahan,” ungkap Van Gastel, menyiratkan bahwa strategi lawan kemungkinan besar akan mengandalkan antisipasi terhadap blunder timnya. Pernyataan ini menekankan betapa krusialnya performa tanpa cela yang harus ditampilkan oleh para pemain PSIM.
Untuk dapat mencuri poin dari Borneo FC, Van Gastel dihadapkan pada tantangan besar dalam meracik strategi. PSIM dipastikan tidak akan dapat bermain dengan kekuatan penuh. Absennya bek andalan Franco Ramos akibat akumulasi kartu kuning menjadi kehilangan besar di lini pertahanan. Sementara itu, kondisi bek asal Jepang, Yusaku Yamada, masih belum sepenuhnya fit, meskipun ia tetap dibawa ke Samarinda sebagai bagian dari skuad. Kehilangan pemain kunci di lini belakang tentu akan menjadi pekerjaan ekstra bagi pelatih dalam menyusun komposisi tim yang solid.
Di sisi lain, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menunjukkan sikap waspada meskipun timnya akan bermain di kandang sendiri. Ia menegaskan bahwa kekalahan PSIM atas Persebaya tidak serta-merta membuat timnya menganggap remeh lawan. Lefundes mengakui bahwa PSIM adalah tim yang dihuni oleh segudang pemain berkualitas bintang. Kehadiran para pemain dengan kemampuan individu yang mumpuni bisa menjadi ancaman serius jika tidak diantisipasi dengan baik.
“Bisa saja mereka memiliki motivasi besar untuk bangkit. Itu yang harus kami antisipasi,” ujar Lefundes, mengindikasikan bahwa ia melihat potensi kebangkitan PSIM sebagai sebuah ancaman yang nyata. Ia tidak ingin timnya terjebak dalam euforia kemenangan dan meremehkan lawan yang sedang terluka.
Lebih lanjut, Lefundes mengungkapkan bahwa ia sangat tidak ingin kehilangan poin lagi di putaran kedua kompetisi ini. Ambisi untuk meraih hasil maksimal di kandang sendiri sangatlah tinggi. Ia berharap para pemainnya dapat menampilkan performa terbaik mereka dan mampu meraih tiga poin penuh di hadapan para pendukung setia Borneo FC.
“Kami harus bisa memetik poin maksimal di depan pendukung sendiri,” tegas Lefundes, menunjukkan tekad kuat timnya untuk memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah. Performa kandang yang kuat menjadi salah satu kunci kesuksesan tim dalam persaingan liga.
Prediksi Susunan Pemain
Pertandingan antara Borneo FC dan PSIM Yogyakarta diprediksi akan menyajikan duel taktis yang menarik. Berikut adalah perkiraan formasi kedua tim:
BORNEO FC (4-3-3)
* Penjaga Gawang: 1-Nadeo Arga Winata
* Belakang: 3-Ardi Idrus, 22-Cristophe Nduwarugira, 16-Komang Teguh, 23-Cakambu
* Tengah: 8-Kei Hirose, 20-Villa, 50-Rivaldo Pakpahan
* Depan: 7-Astana, 77-M.Khanafi, 10-Peralta
* Pelatih: Fabio Lefundes
PSIM JOGJAKARTA (4-3-3)
* Penjaga Gawang: 19-Cahya Supriadi
* Belakang: 15-Raka Cahyana, 5-Andy Setyo, 14-Rendra Teddy, 35-Reva Adi
* Tengah: 9-Rizal, 12-Valente, 63-Rhamtsho, 88-Fahreza Sudin
* Depan: 11-Pulga Vidal, 99-Haljeta, 7-Corfe
* Pelatih: Jean-Paul van Gastel
Pertandingan ini akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada pukul 15.30 waktu setempat, dan dapat disaksikan secara langsung.

















