Nasional

Buol Bersatu: HKSN 2025, Simbol Kepedulian Negara yang Menginspirasi

×

Buol Bersatu: HKSN 2025, Simbol Kepedulian Negara yang Menginspirasi

Sebarkan artikel ini

Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional 2025 di Buol: Memperkuat Solidaritas Menuju Indonesia Emas

Pemerintah Kabupaten Buol, melalui Dinas Sosial, telah menyelenggarakan puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2025 dengan nuansa yang mendalam dan penuh makna. Mengusung tema yang menggugah semangat, “Solidaritas Tanpa Batas Menuju Indonesia Emas”, acara ini berlangsung khidmat di halaman Kantor Dinas Sosial Buol pada Minggu, 21 Desember 2025. Momen ini menjadi penanda penting dalam upaya penguatan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Peringatan HKSN ini sejatinya bukanlah sekadar seremoni tahunan belaka. Lebih dari itu, ia merupakan sebuah ruang refleksi kolektif mengenai nilai luhur gotong royong yang telah mengakar kuat sebagai jati diri bangsa Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam memberikan perlindungan yang optimal bagi kelompok rentan.

Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir DJ. Daimaroto, SH, MH, yang turut hadir mewakili Bupati Buol, menyampaikan pesan pentingnya. Beliau menegaskan bahwa HKSN menjadi pengingat krusial bahwa solidaritas sosial harus terus dipupuk dan dirawat, terutama di tengah kompleksitas tantangan zaman yang semakin berkembang.

“Kesetiakawanan sosial jangan sampai hanya berhenti pada sebuah slogan semata. Ia harus menjelma menjadi sebuah gaya hidup yang terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari. Inilah perekat sejati yang mampu menjaga keutuhan kita sebagai masyarakat Buol dan juga sebagai bangsa Indonesia,” ujar Wabup dengan tegas dalam pidato sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Wabup juga menyerukan kepada sektor swasta serta seluruh komponen masyarakat untuk secara aktif berkolaborasi dengan pemerintah. Kolaborasi ini diharapkan dapat menggerakkan berbagai aksi sosial yang bersifat inklusif dan berkelanjutan, demi tercapainya kesejahteraan bersama yang merata.

Baca Juga :  Ridwan Saidi Budayawan Indonesia, Hari Ini Tutup Usai

Penyerahan Bantuan Simbolis: Wujud Nyata Kepedulian Negara

Puncak peringatan HKSN 2025 secara simbolis ditandai dengan penyerahan berbagai jenis bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat (KPM). Bantuan yang disalurkan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam merespons dan menjawab berbagai kebutuhan sosial yang dihadapi masyarakat.

Rangkaian bantuan yang diserahkan meliputi program ATENSI yang digagas oleh Kementerian Sosial RI melalui Sentra Nipotowe Palu. Bantuan tersebut mencakup paket kebutuhan dasar yang esensial, serta alat bantu yang sangat dibutuhkan oleh para penyandang disabilitas. Jenis alat bantu yang diberikan antara lain adalah kursi roda elektrik, kursi roda standar, dan tongkat kaki tiga, yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan kemandirian para penerima.

Selain itu, pemerintah daerah juga menunjukkan kepeduliannya melalui penyaluran bantuan yang bersumber dari kearifan lokal. Bantuan ini diberikan kepada empat sanggar seni yang ada di Kabupaten Buol. Langkah ini merupakan upaya serius dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya tradisional di tengah gempuran arus modernisasi yang begitu deras.

Dukungan terhadap sektor sosial dan budaya ini juga turut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Buol. Bantuan yang disalurkan mencakup alat musik untuk Kelompok Keserasian Sosial, paket sembako yang ditujukan bagi para lanjut usia, serta alat bantu fisik yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Tahun 2023 Prospek Ekonomi Indonesia Menjanjikan

Komitmen Jangka Panjang: Pemberdayaan Ekonomi dan Keuangan

Kepala Sentra Nipotowe Palu, Dwi Agung Gardianto, dalam pernyataannya, menekankan bahwa bantuan yang disalurkan ini adalah bukti konkret dari komitmen negara dalam memberikan perlindungan sosial yang memadai. Lebih lanjut, beliau juga memaparkan rencana strategis yang telah disusun untuk tahun 2026. Fokus utama pada tahun mendatang adalah pemberdayaan ekonomi, dengan tujuan agar masyarakat penerima manfaat dapat mencapai kemandirian finansial.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buol, Asmayudin Gontjing, SP, melaporkan bahwa rangkaian kegiatan HKSN 2025 telah dimulai sejak tanggal 19 Desember. Berbagai kegiatan menarik telah dilaksanakan, meliputi bazar produk hasil karya penyandang disabilitas, kegiatan bakti sosial untuk kebersihan lingkungan, senam kebugaran yang dikhususkan bagi lansia, hingga penyelenggaraan lomba persahabatan antar pilar sosial.

Acara puncak peringatan HKSN 2025 ditutup dengan sebuah persembahan seni budaya yang memukau. Pertunjukan ini menampilkan tarian dan busana adat khas Buol, yang secara apik mencerminkan kewibawaan serta identitas warisan leluhur yang kaya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ibu Wakil Bupati Ny. Zakiah Mahmud Daimaroto, Wakil Ketua Komisi I DPRD Buol Wayan Gara, S.Sos., M.KM., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta para relawan sosial. Kehadiran mereka semakin menegaskan bahwa solidaritas adalah kekuatan utama yang dimiliki oleh Kabupaten Buol dalam perjalanannya menuju cita-cita Indonesia Emas.