Di tengah hiruk pikuk perkembangan teknologi otomotif global, sebuah museum sains di Zhengzhou, Henan, Tiongkok, menjadi saksi bisu perjalanan luar biasa sebuah perusahaan. Di-Space, demikian nama tempat itu, bukan sekadar galeri pajangan, melainkan sebuah kapsul waktu yang membawa pengunjung menyelami evolusi kendaraan energi baru, khususnya yang digagas oleh BYD Group. Ratusan display memamerkan kemajuan teknologi yang telah dicapai, namun tak berhenti di situ, museum ini justru menarik garis mundur, menelusuri jejak sejarah BYD sejak era kuno.

Perjalanan dimulai dari diorama kereta kuda, representasi alat transportasi paling dasar di masa lalu. Keterangan yang menyertainya membingkai awal mula bisnis otomotif, bahkan merujuk pada era mobil bertenaga uap. Kehadiran dispenser bahan bakar usang di salah satu sudut museum menjadi kontras yang mencolok dengan atmosfer futuristik di sekitarnya.

Objek yang tampak ketinggalan zaman ini seolah berteriak, menandakan bahwa era mobil berbahan bakar fosil telah berakhir. Kini, kita berada di era energi terbarukan, sebuah transisi yang digarisbawahi oleh penempatan dispenser tersebut berdekatan dengan diorama transportasi kuno dan mobil bensin yang tak terawat. Ini bukan sekadar pajangan, melainkan sebuah doktrin visual yang ditujukan bagi generasi muda Tiongkok, sebuah pengingat akan kecanggihan dan kemajuan pesat yang telah diraih BYD Group.
Museum ini menyajikan runutan perjalanan BYD dengan cara yang membuat pengunjung mudah memahami setiap tahapan perkembangan. Kisah BYD dimulai pada tahun 1994 di Kota Buji, Shenzhen. Perusahaan ini awalnya fokus pada produksi baterai isi ulang, sebuah fondasi kuat untuk mewujudkan mimpi besar mereka di masa depan.
Jejak Langkah BYD: Dari Baterai Hingga Revolusi Kendaraan
- 1994: BYD didirikan di Shenzhen, fokus pada produksi baterai isi ulang.
- 1996:
- Penelitian mendalam dilakukan untuk mengembangkan baterai nikel berkapasitas tinggi yang cocok untuk sepeda listrik.
- BYD berpartisipasi dalam Bursa Teknologi Kendaraan Listrik dan Kendaraan Bahan Bakar Alternatif Internasional di Beijing, menandai langkah awal mereka di panggung global.
- 1997:
- BYD menjadi perusahaan pertama di Tiongkok yang berhasil memproduksi baterai lithium-ion.
- Perusahaan ini memelopori penelitian material lithium-ion baru dengan kepadatan energi tinggi (1000 Wh/l), sebuah terobosan krusial untuk baterai sepeda listrik.
- Pengembangan mobil bertenaga baterai pertama mereka dimulai, membuka jalan bagi era elektrifikasi.
- Tahun Berikutnya:
- Dalam Konferensi Pertukaran Teknologi Sepeda Listrik nasional, para ahli sepakat bahwa baterai lithium-ion yang dikembangkan BYD adalah sumber energi penggerak terbaik untuk mempromosikan sepeda listrik yang ramah lingkungan.
- BYD menjadi pemasok baterai lithium-ion pertama dari Tiongkok untuk Motorola.
- BYD menjadi pemasok baterai ion perak pertama dari Tiongkok untuk Nokia.
- Penelitian dan pengembangan baterai besi fosfat dimulai, sebuah material kunci untuk baterai kendaraan listrik yang lebih aman dan tahan lama.
- 2003-2004:
- BYD mulai mengembangkan mobil listrik secara serius.
- Mobil konsep ET diperkenalkan, diikuti dengan produksi BYD F3, sebuah mobil listrik berkinerja tinggi.
- 2008:
- Tahapan krusial dalam memperoleh, menyimpan, dan menerapkan energi surya pada kendaraan listrik berhasil diselesaikan.
- BYD F3M, mobil hybrid pertama dari BYD, diluncurkan. Mobil ini mengusung teknologi plug-in hybrid, yang berarti tidak memerlukan stasiun pengisian daya khusus.
- 2010:
- Strategi Transportasi Publik Perkotaan 2010 diusulkan dalam Kongres Kendaraan Listrik Dunia ke-25, membuka peluang komersialisasi energi baru di sektor transportasi publik, termasuk taksi dan bus.
- Mobil listrik e6 mulai diproduksi, unit-unitnya kini dapat ditemui sebagai taksi di berbagai kota, termasuk Jakarta.
- 2016: BYD memasuki industri transportasi kereta, mengadopsi pendekatan dua arah untuk mengatasi polusi dan kemacetan lalu lintas.
- 2018:
- BYD membuka akses ke 341 sensor dan 66 fungsi kontrol kendaraan, menjadi perusahaan pertama di dunia yang membuka sistem perangkat keras otomotifnya.
- Elektrifikasi menjadi fokus utama, diikuti oleh inteligensi sebagai pilar kedua pengembangan.
- 2021:
- BYD meluncurkan Platform 3.0, sebuah platform khusus untuk kendaraan listrik murni.
- Teknologi dan model kendaraan super hybrid DM-1 diperkenalkan, mempercepat revolusi kendaraan bensin yang terjangkau.
- Sistem transit kereta api berkapasitas rendah, tanpa pengemudi, dan bertenaga baru pertama di dunia mulai dibangun.
- 2022:
- Produksi kendaraan bensin direncanakan akan dihentikan.
- Teknologi kendaraan baterai terintegrasi CTB masuk dalam daftar Fortune Global 500 untuk pertama kalinya.
- Denza D9 mulai diproduksi.
- 2023:
- BYD meluncurkan merek kelas atas dan kemitraan merek yang dipersonalisasi.
- Platform teknologi perawatan mudah dan sistem kontrol kendaraan cerdas berbasis Cloud diperkenalkan untuk memproduksi mobil ke-6 juta mereka.

Inovasi Teknologi Hybrid: Lebih dari Sekadar “Hybrid”
Meskipun BYD identik dengan mobil listrik, penting untuk tidak melupakan upaya gencar mereka dalam riset dan pengembangan produk dengan teknologi hybrid. BYD lebih memilih menyebutnya sebagai DM (Dual Mode) daripada Hybrid atau PHEV.
- DM Generasi Pertama (DM 1.0) – 2008: Merupakan pelopor yang digunakan pada F3DM, mobil Plug-in Hybrid produksi massal pertama di dunia.
- DM Generasi Kedua (DM 2.0) – 2013: Dikenal sebagai “pemimpin” dan mengusung strategi “5-4-2”. Strategi ini merujuk pada performa luar biasa: akselerasi 0-100 km/jam dalam 5 detik, kemampuan listrik penuh selama 4 jam, dan konsumsi bahan bakar 2 liter per 100 km. Teknologi ini menjadikan BYD mobil plug-in hybrid terlaris secara global.
- DM Generasi Ketiga – 2018: Penambahan motor listrik menghasilkan peningkatan daya sebesar 19% dibandingkan generasi kedua. Konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien 30% dibandingkan model sejenis di industrinya.
- DM Generasi Keempat – 2021: Teknologi ini dirancang untuk mendisrupsi kendaraan berbahan bakar fosil. Generasi keempat ini memiliki tiga fokus utama:
- DM-i: Berfokus pada kecerdasan, penghematan energi, dan efisiensi tinggi, ditujukan bagi konsumen yang menginginkan konsumsi bahan bakar yang sangat rendah.
- DM-P: Berarti “Powerful”, mengacu pada performa yang dahsyat dengan penggerak empat roda listrik yang super kuat.
- DM-O: Dirancang khusus untuk medan off-road, menciptakan era baru kendaraan off-road listrik.
- DM Generasi Kelima – 2024: Generasi kelima ini menampilkan tiga arsitektur inovatif untuk mencapai performa terbaik. Model terbaru yang diperkenalkan adalah Thai LDM-1 dan Haiyue 06DM-1. Konsumsi bahan bakar yang dicapai adalah 2,9 liter per 100 kilometer, dengan jarak tempuh gabungan yang impresif mencapai 2.100 km dengan tangki bensin penuh dan baterai penuh.

Perjalanan BYD dari produsen baterai hingga menjadi pemimpin global dalam kendaraan energi baru adalah bukti nyata dari visi jangka panjang, inovasi berkelanjutan, dan komitmen terhadap masa depan yang lebih hijau. Museum Di-Space bukan hanya menampilkan sejarah, tetapi juga menginspirasi tentang potensi teknologi yang tak terbatas.

















