Berita PilihanDaerahKepriNatunaNews

Cen Sui Lan : Nelayan Ujung Tombak Ekonomi Natuna

×

Cen Sui Lan : Nelayan Ujung Tombak Ekonomi Natuna

Sebarkan artikel ini
Siti Aisah ( Cen Sui Lan ) Poltisi Partai Golkar Calon Bupati Natuna ( Foto: Istw)

Alreinamedia.com-Natuna, , Meningkatkan kesejahteraan nelayan pesisir, merupakan upaya yang harus dilakukan untuk penigkatan ekonomi masyarakat.

Sebab dengan sumber daya Alam yang melimpah diberikan oleh Allah Ta”ala terhadap Kabupaten Natuna. Membuat sebagain masyarakat meraih rezki untuk menghidupkan keluarganya dari hasil laut yang ada. Lantas bagaimana cari Pemerintah daerah untuk melakukan peningkatan hal tersebut, sedangkan kewenangan laut tidak berada di wilyah Kabupaten ?

Menanggapi hal tersebut Cen Sui Lan yang merupakan politikus senior Partai Golkar yang
Juga saat ini merupakan anggota DPR RI yang akan maju menjadi calon Kepala Daerah Natuna Tahun 2024 senin (5/8/24) menuturkan meskipun kewenangan laut tidak berada di wilyah Kabupaten Natuna, tetapi dengan beberapa pola dan strategi yang matang kesejahteraan masyarakat Natuna bisa dikembangkan

Hal tersebut sudah lama terpikirkan oleh saya dan itu bukan merubah kewenangannya tetapi dengan cara-cara lainya seperti

Pemberian Akses ke Sumber Daya: Pastikan nelayan memiliki akses yang cukup dan berkelanjutan terhadap sumber daya laut seperti ikan, lobster, dan bahan baku lainnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mengatur kuota penangkapan yang berkelanjutan dan mengawasi praktek penangkapan yang bertanggung jawab.

Baca Juga :  Yasmin Achdiat: Emas SEA Games Thailand, Air Mata Sang Ibu

Pendampingan Teknis: Memberikan pendampingan teknis dalam hal teknik penangkapan yang ramah lingkungan dan efisien, serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Pelatihan tentang cara mengelola perikanan dengan bijaksana juga bisa menjadi bagian dari ini.

Pengembangan Infrastruktur: Membangun atau meningkatkan infrastruktur dasar seperti pelabuhan nelayan, tempat penyimpanan ikan yang baik, dan fasilitas pengolahan ikan. Hal ini membantu meningkatkan efisiensi dalam distribusi hasil tangkapan serta kualitas produk.

Akses ke Pasar: Membantu nelayan memperoleh akses yang lebih baik ke pasar lokal dan regional. Ini bisa melalui pembentukan koperasi nelayan atau jaringan pemasaran yang menguntungkan bagi mereka.

Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Menggalakkan inisiatif pemberdayaan ekonomi lokal dengan memberikan dukungan pada usaha kecil dan mikro di sektor perikanan. Contohnya adalah memberikan akses ke modal usaha, pelatihan manajerial, atau bantuan teknologi.

Perlindungan Sosial: Memastikan adanya perlindungan sosial yang memadai bagi nelayan dan keluarganya, termasuk akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan jaminan sosial.

Baca Juga :  Rayakan 500 Tahun Jakarta, Pramono Hadirkan Ikon Baru Ibu Kota: Blok M-Dukuh Atas-Kota Tua

Konservasi Lingkungan: Melindungi lingkungan laut yang menjadi sumber penghidupan nelayan. Kepala daerah dapat mempromosikan kebijakan konservasi yang berkelanjutan dan penegakan hukum terhadap praktik penangkapan ilegal.

Kolaborasi antar Stakeholder: Menggalang kerjasama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, LSM, dan sektor swasta untuk menciptakan solusi yang holistik dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan pesisir.

Lanjut cen Dengan mengimplementasikan langkah-langkah ini secara serius dan berkelanjutan, kepala daerah dapat membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan pesisir secara signifikan

Selain itu cen juga menambahkan, Nelayan Natuna juga berfungsi sebagai mata dan telinga nya Negara untuk fungsi pertahanan.

“Ke depan kita bersama KeMenHan membuatkan program pemberdayaan para Nelayan Natuna, sebagai pertahanan rakyat semesta dengan memberikan insentif insentif khusus sehingga para Nelayan Natuna dapat sejahtera, Pungkas Cen Sui Lan yang juga Pembina IKAl (Ikatan Keluarga Alumni) Lemhannas Prov kepri (Arizki)