Alreinamedia.com-Natuna, Dugaan dana nasabah BRI Cabang Natuna, yang dialami oleh beberapa orang warga Natuna desa pengadah kini memasuki babak baru.
Kepala Bank BRI Natuna yang sudah beberapa kali didatangi oleh media alreina hingga menghubungi kepala Bank BRI seolah menutup diri, sehingga sampai sekarang awak media Alreinamedia tidak bisa mengkonfirmasi akan kejadian Dana Nasabah yang hilang yang diduga di akibatkan keselahan Bank BRI yang tidak mengikuti aturan perbankan sehingga rek Pribadi atas nama Navisa hingga ATM Miliknya dengan sengaja diberikan kepada orang yang tidak semestinya menerima
Hendri Dunan SH selaku kuasa hukum Navisa saat dikonfirmasi awak media ini menuturkan Kamis (28/3/24) menyesalkan ulah pihak Bank BRI Cabang Natuna yang telah berani mendatangi klienya, sehingga kliennya mau mendatangi surat pernyataan yang mana isi pernyataan tersebut sudah disiapkan serta peralatan tulis dan kertas oleh Pihak Bank BRI Cabang Natuna.
“ Ini adalah perbuatan yang tak sepatut dilakukan, yang mana pihak Bank BRI yang diketuai oleh Kepala Bank BRI Natuna atas nama Yusuf telah semena-mena mendatangi rumah klien kami dengan mengancam jika mana pernyataan ini tidak dibuat maka klien kami akan dilaporkan ke pihak kepolisian atas pencemaran nama baik BRI” ujar Hendri Dunan

Ini kan aneh, seharusnya Pihak Bank BRI Cabang Natuna memberikan penjelasan serta informasi yang mudah difahami oleh klien kami sebagai Konsumen perbankan dan konsumen Kuangan, yang dimana sudah termaktum dalam regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saya rasa Bank BRI Cabang Natuna lebih faham tentang hal itu bukan malah menyudutkan klien kami dengan menyodorkan surat pernyataan, secara logika Yang salah siapa yang dintimidasi siapa
Maka dari itu kami selaku kuasa hukum navisa akan mecoba mengirimkan surat somasi kepada pihak Bank BRI cabang Natuna, menanyakan serta menceritakan kronologis yang dialami oleh klien kami, ya kami harap pihak bank BRI Cabang Natuna Membuka diri kepada klien kami Tegas Hendri Dunan
Terpisah Yudi salah seorang masyarakat Natuna saat dikonfirmasi awak media ini. kamis (28/3/24) menuturkan kekesalanya terhadap Pihak BRI Cabang Natuna yang mana diduga telah berani mengintimidasi Masyarakat Natuna.
“Kalau kalian merasa salah akan hal yang telah kalian lakukan jangan menekan orang lain lah tidak bicara. Akui saja keselahan kalian beri klarifikasi yang jelas kepada media bukan kalian menutup diri seperti ini. Sebab semakin besar kalian menutup diri, maka semakin takut para nasabah untuk menyimpan dananya ke Bank Kalian.

Kalian itu di gaji oleh uang nasabah, jadi jangan cerita jika nasabah Natuna menarik dananya di Bank BRI Maka kantor kalian itu akan tutup ujar Yudi
Selanjutnya Yudi juga berharap kepada pihak penegak Hukum agar mana kejadian terhadap hilangnya dana nasabah secepatnya bisa dibuka seterang-terangnya aga mana korban-korban berikutnya tidak terjadi. Sebab Natuna ini banyak orang yang tidak faham akan perbankan. Kalau lah navisa bisa di intimidasi apalagi nantinya terhadap nasabah-nasabah lain Pungkas Firman Wahyudi
Hingga berita ini diterbitkan Pihak KCP BRI Cabang Natuna tidak bisa dikonfirmasi akan kejadin tersebut. Baik didatangi kantornya, Via Wa hingga Telp (Arizki)

















