Berita PilihanKupangNTT

Dari Desa untuk Bangsa, Kader Kesehatan Jadi Garda Depan Imunisasi

×

Dari Desa untuk Bangsa, Kader Kesehatan Jadi Garda Depan Imunisasi

Sebarkan artikel ini
Ketua tim, Dr. Agustina A. Seran, S.Si.T., M.P.H, saat melakukan pendampingan Kader posyandu dalam memberikan layanan pada ibu dan anak.

Alreinamedia.com-NTT, Senyum para ibu di Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, mengiringi langkah kecil anak-anak mereka saat menimbang berat badan, mengukur tinggi, hingga menerima suntikan imunisasi. Di balik ketenangan itu, ada sosok-sosok kader posyandu yang kini tampil lebih percaya diri setelah mendapatkan pendampingan dari Poltekkes Kemenkes Kupang.

Sebanyak 27 kader kesehatan desa mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Mendukung Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak.” Kegiatan yang berlangsung pada Senin (15/9/25) ini digagas oleh dosen dan mahasiswa Program Studi D III Kebidanan Poltekkes Kupang, dengan pusat kegiatan di Desa Penfui Timur.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal, Kader menyimak materi dengan seksama, berdiskusi aktif, hingga praktik langsung di posyandu bersama masyarakat. Para ibu pun tampak lebih tenang, karena pendampingan dilakukan langsung oleh mahasiswa kebidanan bersama kader.

Baca Juga :  Konsisten Berikan Kontribusi Dalam Pelaksaan RAN PE, Jaksa Agung Terima Penghargaan

Kegiatan dipimpin oleh Dr. Agustina A. Seran, S.Si.T., M.P.H, praktisi kesehatan ibu dan anak, bersama dua rekannya, Nurlaleah Al-Tadom, SST., M.Keb, serta Maria Florentina Nining Kosad, SST., M.Kes – keduanya praktisi kesehatan komunitas.

“Tujuan utama program ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader kesehatan, khususnya untuk mendukung imunisasi anak,” jelas Dr. Agustina.

Materi pelatihan dikemas dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, hingga pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan. Materi yang diberikan meliputi peran kader posyandu, pemantauan kesehatan ibu hamil dan nifas, gizi ibu dan balita, serta pendekatan budaya dalam pelayanan kesehatan.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan. Kader kini lebih proaktif dalam mengedukasi masyarakat, mendampingi ibu membawa anak ke posyandu, mencatat kegiatan layanan KIA, hingga mendorong partisipasi dalam imunisasi.

Baca Juga :  Predikat Terbaik, Pemkot Kupang Dianugerahi Penghargaan Badan Publik Informatif Tahun 2023

“Kader kesehatan adalah garda terdepan keberhasilan imunisasi. Dengan peningkatan kapasitas, diharapkan cakupan imunisasi anak di Desa Penfui Timur semakin baik, sehingga kasus penyakit yang dapat dicegah vaksin bisa ditekan,” tegas Dr. Agustina.

Program ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa, Puskesmas setempat, serta masyarakat. Poltekkes Kupang berkomitmen melanjutkan pendampingan guna memantau perkembangan capaian imunisasi di desa.

Bagi warga, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan. Ia menjadi jembatan harapan, agar anak-anak desa tumbuh sehat, bebas dari penyakit yang bisa dicegah vaksin, dan memiliki masa depan lebih cerah.

Meski berseragam sederhana, para kader posyandu berdiri tegak sebagai penjaga kesehatan desa. Dari desa, mereka berperan penting bagi bangsa memastikan generasi penerus tetap sehat dan kuat. (Marco)