Olahraga

Debut di Belanda: Winger Garuda Belum Dipercaya Starter

×

Debut di Belanda: Winger Garuda Belum Dipercaya Starter

Sebarkan artikel ini

Miliano Jonathans, winger muda potensial yang membela Tim Nasional Indonesia, baru saja menorehkan babak baru dalam kariernya di Eropa. Ia resmi melakoni debut profesionalnya bersama Excelsior Rotterdam, sebuah klub yang dijuluki “klub Yo-Yo” karena seringnya keluar masuk kasta teratas Liga Belanda. Kepindahan ini merupakan langkah strategis, di mana Miliano dipinjamkan dari FC Utrecht hingga akhir musim 2025-2026 dengan tujuan utama untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.

Debut yang Dinanti

Kesempatan emas itu pun tidak disia-siakan oleh Miliano. Ia mendapatkan kepercayaan untuk turun ke lapangan dalam laga melawan Telstar yang digelar pada Minggu (18/1/2026) dini hari WIB. Meskipun belum dipercaya tampil sebagai starter, Miliano memulai debutnya dari bangku cadangan. Ia masuk menggantikan Sanchez Fernandes pada menit ke-74, mengisi posisi winger sayap kanan. Sayangnya, dalam penampilan perdananya ini, Miliano belum berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Pemain berusia 21 tahun tersebut menunjukkan kontribusinya dalam upaya penyerangan Excelsior, namun ia masih dihadapkan pada tantangan untuk dapat menaklukkan penjaga gawang lawan. Pertandingan debutnya berakhir dengan skor imbang 2-2. Excelsior berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Yegoian pada menit ke-25 dan Naujoks pada menit ke-81. Sebelumnya, tim “Kralingen” sempat tertinggal dua gol dari Telstar, yang dicetak oleh de Kamp pada menit ke-52 dan Rossen pada menit ke-57.

Baca Juga :  Ramai Transfer Pembalap MotoGP 2027: Bastianini Gantikan Bagnaia, Tech3 Siap Bersaing

Hasil imbang ini belum mampu mengubah posisi Excelsior di klasemen sementara Eredivisie. Mereka masih tertahan di peringkat ke-14 dengan mengoleksi 20 poin.

Sambutan Hangat dan Ekspektasi Tinggi

Manajemen Excelsior Rotterdam menyambut kehadiran Miliano dengan antusiasme yang tinggi. Direktur Teknik klub, Niels van Duinen, secara terbuka menyatakan kebanggaannya atas bergabungnya sang pemain.

“Kami sangat senang Miliano datang ke Kralingen, selama enam bulan (bergabung),” ujar Van Duinen.

Kepercayaan dan sambutan hangat ini bukan tanpa alasan. Miliano Jonathans dikenal memiliki kualitas teknik yang mumpuni, terutama dengan tendangan kaki kirinya yang mematikan. Keahlian ini diyakini sangat cocok dengan filosofi permainan Excelsior.

“Ia memiliki kaki kiri yang sangat bagus, dan sangat cocok dengan gaya permainan kami,” tambahnya.

Lebih lanjut, kehadiran Miliano diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap performa Excelsior, khususnya dalam lini serang. Selain itu, ia juga diharapkan mampu menjadi pemicu semangat bagi pemain lain untuk terus meningkatkan kualitas permainan mereka dalam lingkungan persaingan yang sehat.

Baca Juga :  Magis Maguwoharjo: Figo Dennis Terpana Aksi PSS Sleman

“Ia memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dan memberikan tambahan ekstra bagi kami dalam menguasai bola,” jelas Van Duinen.

“Ini juga meningkatkan persaingan dan meningkatkan kualitas serangan kami,” pungkasnya.

Harapan Miliano untuk Perkembangan Diri

Di sisi lain, Miliano Jonathans sendiri memiliki harapan besar terhadap keputusannya untuk bergabung dengan Excelsior, meskipun hanya berstatus pinjaman. Ia optimis bahwa kesempatan bermain yang lebih banyak di klub ini akan membantunya bertransformasi menjadi pemain yang lebih baik.

“Saya berharap dapat meningkatkan peluang bermain saya di sini dan juga berkembang dengan baik. Itu yang terpenting bagi saya,” ujar Miliano.

Ia menggambarkan dirinya sebagai pemain sayap yang memiliki teknik permainan yang baik, kemampuan untuk membangun serangan, serta naluri mencetak gol dan memberikan assist.

“Saya seorang pemain sayap dengan teknik yang bagus, saya memiliki permainan yang baik, dan saya juga bisa mencetak gol atau memberikan asis,” tegasnya.

Perkembangan Miliano Jonathans bersama Excelsior Rotterdam akan menjadi salah satu cerita menarik untuk diikuti di sisa musim ini. Kemampuannya dalam beradaptasi dan berkontribusi bagi tim “Yo-Yo” ini akan menjadi ujian penting bagi karier muda sang pemain Timnas Indonesia.