Kesiapsiagaan BPBD Kota Kupang Mendesak dalam Menghadapi Cuaca Ekstrem
Kupang – Menghadapi ancaman cuaca buruk yang kian intens melanda Kota Kupang belakangan ini, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Otniel Benyamin Selan, mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang untuk meningkatkan kesiagaan dan responsivitas. Seruan ini dilayangkan menyusul pengalaman penanganan bencana yang dinilai lambat dan kurang sigap.
Otniel Benyamin Selan, yang mewakili daerah pemilihan Alak dari Partai Perindo, menekankan pentingnya BPBD untuk siaga penuh selama 24 jam sehari. Tujuannya adalah agar setiap laporan dari masyarakat mengenai dampak cuaca buruk dapat segera ditindaklanjuti tanpa penundaan yang berarti.
“Kejadian sudah terjadi sejak pukul 01.00 Wita malam tetapi baru ditangani sudah pukul 13.00 Wita. Kita lihat curah hujan yang tinggi dan ada warga yang rumahnya itu sengnya obrak abrik, mereka tidak bisa beristirahat,” ujar Otniel, menggambarkan kondisi di lapangan. Ia menambahkan bahwa keterlambatan penanganan ini berdampak langsung pada kenyamanan dan keamanan warga, terutama mereka yang rumahnya rusak akibat terjangan angin dan hujan.
Lebih lanjut, Otniel menyampaikan harapannya agar pemerintah, khususnya BPBD, dapat menerapkan sistem siaga 1×24 jam. “Jika ada laporan, paling tidak langsung turun ke lokasi,” tegasnya. Kesiapan ini dinilai krusial mengingat cuaca ekstrem dapat terjadi kapan saja dan memerlukan penanganan cepat untuk meminimalkan kerugian material maupun korban jiwa.
Apresiasi terhadap Respons Cepat Pemerintah Kota
Di tengah desakannya untuk peningkatan kesiagaan, Otniel Benyamin Selan juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Kupang, Bapak Christian Widodo. Apresiasi ini diberikan atas respons cepat Wali Kota yang langsung meninjau lokasi bencana dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
“Saya juga berterima kasih kepada Pak Wali juga dimana tadi sudah langsung turun dan menanggapi bencana yang terjadi di Kelurahan Manutapen,” ungkap Otniel. Kunjungan langsung Wali Kota ke lokasi bencana menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kondisi warganya dan komitmen untuk memberikan solusi segera.
Bantuan Langsung ke Warga Terdampak
Selain memberikan desakan kepada BPBD dan apresiasi kepada Wali Kota, Otniel Benyamin Selan juga turut serta dalam upaya penanggulangan bencana. Saat melakukan peninjauan dan melihat langsung kondisi warga yang terdampak musibah, Otniel turut memberikan bantuan pribadi.
Bantuan yang disalurkan berupa beras, diberikan kepada beberapa kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan angin yang terjadi pada Jumat dini hari. Tindakan ini menunjukkan bahwa anggota legislatif juga memiliki peran aktif dalam membantu masyarakat di saat-saat sulit.
Pentingnya Mitigasi Bencana di Kota Kupang
Peristiwa cuaca buruk yang terjadi di Kota Kupang ini menjadi pengingat pentingnya upaya mitigasi bencana yang lebih komprehensif. Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang dapat menyebabkan berbagai dampak, mulai dari kerusakan rumah, pohon tumbang, hingga potensi banjir di beberapa wilayah.
Oleh karena itu, selain kesiapsiagaan dalam penanganan pasca-bencana, langkah-langkah preventif juga perlu digalakkan. Ini mencakup:
- Edukasi Masyarakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi bencana di wilayah mereka dan cara-cara menghadapi situasi darurat.
- Perbaikan Infrastruktur: Memastikan infrastruktur, seperti drainase dan bangunan, mampu menahan dampak cuaca ekstrem.
- Pemetaan Risiko: Melakukan pemetaan wilayah yang rentan terhadap bencana untuk memfokuskan upaya pencegahan dan penanganan.
- Sistem Peringatan Dini: Mengembangkan dan memperkuat sistem peringatan dini bencana agar masyarakat dapat segera mengambil tindakan penyelamatan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, BPBD, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan Kota Kupang dapat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem di masa mendatang. Kesiapsiagaan 24 jam dari BPBD, seperti yang disuarakan oleh Otniel Benyamin Selan, adalah langkah awal yang sangat vital dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga Kota Kupang.

















