Alreinamedia.com – Bintan, Hari ini, Ketua Komunitas Penggerak Lingkungan (KPL) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tomi Darlius menyempatkan diri untuk turun mengecek kondisi waduk di lingkungan Ketua RT 002/RW 007 Kampung (Kp) pisang bawah.
Berdasarkan informasi sementara yang berhasil dihimpun awak media tadi sore hari tepat pada pukul 16.55 Wib di sekitaran Kelurahan Kijang Kota, Kondisi kolam retensi tersebut tampak banyak semak-semak serta sumbatan sampah di saluran akses air setelah spillway (Bangunan pelimpah) atau katup.
Dalam pantauan disana di kawasan Kecamatan Bintan Timur, Tomi bersama seorang pemuda setempat tampak berbincang-bincang ringan berkenaan situasi kolam dimaksud maupun kejadian banjir selama ini. Sembari menyusuri titian pinggir drainase yang sampai sekarang disinyalir belum berubah kondisinya sedari awal dibangun.
Perlu diketahui, Pengerjaan proyek kolam retensi di wilayah yang mencakup tiga RW itu merupakan kerja sama antara Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri dengan total anggaran Rp50 miliar. Kemudian, Dilakukan secara bertahap, Pertama pada tahun 2023 menelan anggaran 7,4 miliar rupiah.
Pernah dibenarkan langsung oleh Roby Kurniawan, S.P.W.K selaku Bupati Bintan bahwa masih ada tahap lanjutan yang segera diselesaikan agar banjir bisa tertangani khususnya Kp Pisang, Kp Kolam Renang, Kp Sei Datuk serta Kp Kuala Lumpur.
” Kami akan mengecek ujung pembuangan air agar ada solusi dari awal hingga akhir & mengajak masyarakat untuk bergotong royong jaga drainase supaya air bisa mengalir lancar tidak menyebabkan banjir, ” Ujar Roby. (Alek Juve).

















