PSIS Semarang Lakukan Perombakan Pelatih: Jafri Sastra Didepak Pasca Kekalahan Telak
Manajemen PSIS Semarang secara resmi mengumumkan pengakhiran kerja sama dengan pelatih kepala tim, Jafri Sastra, pada Sabtu malam, 31 Januari 2026. Keputusan ini diambil setelah serangkaian evaluasi mendalam terhadap performa tim di putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026, yang menunjukkan hasil kurang memuaskan. Kekalahan telak 0-3 dari Kendal Tornado FC di kandang sendiri pada Jumat, 30 Januari 2026, menjadi pukulan telak yang memperburuk posisi PSIS di papan bawah klasemen liga.
Situasi ini memicu gelombang tekanan dari para pendukung setia PSIS. Berbagai platform media sosial dipenuhi desakan agar manajemen segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim pelatih. Kritik tajam juga dilayangkan terkait strategi permainan yang diterapkan serta pemilihan pemain yang dinilai kurang tepat, yang dianggap tidak mampu membawa perubahan signifikan bagi performa tim.
Jejak Karier Jafri Sastra di PSIS Semarang
Jafri Sastra didatangkan ke PSIS dengan misi ambisius untuk mengangkat performa tim Mahesa Jenar, yang sebelumnya juga sempat terpuruk di bawah kepemimpinan pelatih Ega Raka Ghalih. Optimisme sempat membuncah ketika Jafri menjalani debutnya dengan gemilang, mempersembahkan kemenangan tipis 1-0 atas Persiba Balikpapan. Kemenangan ini menjadi modal awal yang menjanjikan untuk perbaikan tim.
Namun, hasil positif tersebut sayangnya tidak mampu berlanjut secara konsisten di pertandingan-pertandingan berikutnya. Hingga akhirnya, Jafri Sastra mendampingi PSIS dalam total tujuh pertandingan. Dari jumlah tersebut, PSIS hanya mampu meraih tiga kemenangan, sementara empat laga lainnya harus berakhir dengan kekalahan.
Kemenangan yang diraih PSIS di bawah asuhan Jafri Sastra adalah saat menghadapi:
* Persiba Balikpapan
* Persipal Palu
* Persela Lamongan
Sementara itu, kekalahan dialami PSIS ketika berhadapan dengan tim-tim berikut:
* Barito Putera
* PSS Sleman
* Deltras FC
* Kendal Tornado FC
Evaluasi Manajemen dan Pernyataan Resmi
Manajemen PSIS Semarang menegaskan bahwa keputusan untuk berpisah dengan Jafri Sastra diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tim sepanjang putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026.
“Manajemen PSIS Semarang dan coach Jafri Sastra mengakhiri kontrak kerjasama sebagai pelatih kepala karena evaluasi yang dilakukan guna memperbaiki performa PSIS di putaran berikutnya,” ujar Reza Handhika, Asisten Manager PSIS Semarang.
Reza Handhika menambahkan, “Terimakasih untuk kerjasama selama ini Coach, semoga sukses selalu.”
Menyongsong Putaran Ketiga: Tantangan Pelatih Baru
Pengakhiran kerja sama dengan Jafri Sastra menandai pencarian pelatih kepala ketiga bagi PSIS di musim ini. Nasib Jafri Sastra serupa dengan dua pelatih sebelumnya, Ega Raka dan Kahudi Wahyu, yang juga harus meninggalkan kursi kepelatihan di tengah musim.
Dengan waktu yang tersisa sebelum memasuki putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026, PSIS memiliki kesempatan untuk mempersiapkan tim secara matang. Salah satu agenda krusial adalah menemukan sosok pelatih baru yang diharapkan mampu membawa angin segar dan dampak positif bagi performa tim Mahesa Jenar di sisa kompetisi. Pemilihan pelatih baru ini akan menjadi kunci penting dalam upaya PSIS untuk bangkit dari papan bawah dan memperbaiki posisinya di klasemen.















