Alreinamedia.com – Bintan, Krisis air bersih mulai mencekik warga wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Sejak beberapa Minggu terakhir, Sumur-sumur yang selama ini menjadi tumpuan hidup dilaporkan mengering total.
Salah satu daerah terdampak adalah Kelurahan Kijang Kota, di mana tanah tak lagi mampu mengalirkan air untuk kebutuhan dasar.
Kemarin malam, Pemandangan di pinggir jalan kini berubah. Bukan kendaraan yang berjejer, Melainkan drum milik masyarakat tersusun rapi.
Bagi mereka khususnya di lingkungan Ketua RT 002/RW 002 Kampung Lengkuas, Air kini menjadi barang mewah. Tanpa pasokan dari Pemerintah, Aktivitas harian seperti mandi, Mencuci, Hingga memasak praktis lumpuh total.
Merespons kondisi darurat ini, Pemkab Bintan bergerak cepat. Melalui sinergi antara BPBD dan Damkar Bintan Timur, Armada tangki air dikerahkan menembus permukiman warga.
Bahkan, Mobil Damkar yang biasanya digunakan untuk menjinakkan api. Kini beralih fungsi menjadi penyambung nyawa untuk mendistribusikan air bersih.
” Begitu ada warga (Pak Fajri) datang ke Pos melaporkan ditempatnya sudah lama sumur kering, Kita langsung arahkan Armada untuk mendistribusikan 1 ton air bersih, ” Ujar Nurwendi, S.Sos selaku Kepala UPTD Damkar Bintan Timur.
Di TKP, Para emak-emak begitu sumringah yang sebelumnya mengeluh sumur kering. Secepat kilat, Bantuan air bersih tiba usai waktu berbuka. Terselesaikan masalah tumpukan piring-piring kotor, Cucian baju serta dapat kembali mandi rutin pagi & sore, (Alek Juve).

















