Berita

Espanyol 0-2 Barcelona: Blaugrana Teruskan Dominasi

×

Espanyol 0-2 Barcelona: Blaugrana Teruskan Dominasi

Sebarkan artikel ini

Barcelona Raih Kemenangan Dramatis di Derbi Catalan, Perkokoh Posisi Puncak La Liga

Barcelona berhasil mengukuhkan dominasinya atas rival sekota, Espanyol, dalam lanjutan La Liga musim 2025/2026. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion RCDE pada Minggu (4/1/2026) dini hari WIB, Barcelona sukses membawa pulang tiga poin berkat kemenangan 2-0. Gol-gol krusial dicetak oleh Dani Olmo dan Robert Lewandowski di menit-menit akhir pertandingan, memastikan kemenangan bagi tim tamu setelah berjuang keras sepanjang laga.

Kemenangan ini memiliki arti penting bagi Barcelona. Dengan raihan tiga poin, tim asuhan Hansi Flick semakin mantap bertengger di puncak klasemen La Liga dengan total 49 poin. Keunggulan mereka kini melebar menjadi tujuh angka dari pesaing terdekat, Real Madrid, yang baru mengumpulkan 42 poin. Meskipun Real Madrid masih memiliki satu pertandingan tunda, kemenangan Barcelona ini memberikan tekanan tambahan bagi mereka dalam perburuan gelar juara.

Selain berdampak signifikan pada klasemen, hasil ini juga memperpanjang rekor impresif Barcelona saat bertandang ke markas Espanyol. Barcelona tercatat tidak terkalahkan dalam 17 laga tandang terakhir melawan Espanyol di ajang La Liga. Rinciannya adalah 10 kemenangan dan tujuh kali hasil imbang. Kekalahan terakhir Barcelona di Cornella de Llobregat, kandang Espanyol, bahkan sudah terjadi hampir dua dekade lalu, tepatnya pada Januari 2007 dengan skor 1-3. Konsistensi luar biasa ini semakin menegaskan superioritas Barcelona dalam derbi Catalan dan memperkuat status mereka sebagai kandidat kuat peraih gelar La Liga musim ini.

Jalannya Pertandingan yang Penuh Tensi

Sejak peluit awal dibunyikan, Barcelona yang bertindak sebagai tim tamu justru menunjukkan dominasi yang signifikan. Penguasaan bola mereka mencapai angka impresif 80 persen saat pertandingan baru menginjak menit ke-10, menandakan kontrol penuh atas jalannya laga. Namun, dominasi tersebut tidak serta merta berujung pada peluang emas.

Baca Juga :  Guardiola: Refs Have Targeted Man City for 10 Years

Justru Espanyol yang berhasil menciptakan peluang berbahaya terlebih dahulu. Pada menit ke-19, Roberto Fernandez berhasil lolos dari kawalan dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Barcelona. Sayangnya, sepakan jarak dekatnya berhasil ditepis dengan gemilang oleh Joan Garcia, sang penjaga gawang Barcelona.

Barcelona tidak tinggal diam dan segera merespons. Lamine Yamal menjadi motor serangan timnya dengan pergerakan yang aktif. Pada menit ke-20, ia mengirimkan umpan silang berbahaya ke dalam kotak penalti, namun kiper Espanyol, Marko Dmitrovic, sigap keluar dari garis gawang untuk mengamankan bola.

Delapan menit berselang, Yamal kembali mengancam. Setelah menerima umpan akurat, pemain muda berbakat ini berhasil menciptakan ruang tembak di dalam kotak penalti dan melepaskan sepakan kaki kiri. Namun, bola masih melenceng tipis dari tiang gawang kiri Espanyol pada menit ke-28.

Espanyol juga menunjukkan perlawanan sengit. Pada menit ke-39, Carlos Romero hampir saja membuka keunggulan saat menyambut umpan silang dengan sundulan jarak dekat. Beruntung bagi Barcelona, Joan Garcia kembali menunjukkan refleks heroik dengan melakukan penyelamatan krusial. Menjelang akhir babak pertama, tepatnya di masa injury time, Lamine Yamal kembali mencoba peruntungannya. Ia berhasil melewati beberapa pemain sebelum melepaskan tembakan melengkung dari tepi kotak penalti. Sayangnya, arah bola terlalu lemah dan mudah diamankan oleh Dmitrovic pada menit ke-45+1. Hingga peluit turun minum berbunyi, kedua tim gagal memecah kebuntuan, dan skor imbang 0-0 menutup jalannya babak pertama.

Memasuki babak kedua, Barcelona meningkatkan intensitas serangan mereka. Frenkie de Jong mendapatkan peluang emas di menit ke-53 setelah menerima umpan pendek di dalam kotak penalti. Namun, ia terlalu lama dalam mengambil keputusan, sehingga bek Espanyol berhasil menutup ruang dan memblokir tembakannya. Tekanan Barcelona berlanjut semenit berselang. Jules Kounde menyambut bola mati dengan sundulan keras dari jarak dekat, namun kiper Espanyol, Marko Dmitrovic, kembali menunjukkan penyelamatan gemilang dengan refleks cepat menepis bola tepat di depan gawang pada menit ke-54.

Baca Juga :  8 Alasan Wanita Cantik Pilih Menjomblo Selama Lama

Espanyol mencoba keluar dari tekanan dan menciptakan peluang balasan. Pada menit ke-66, Pol Lozano melepaskan sundulan hasil dari situasi bola mati, namun arah bola masih tepat ke pelukan Joan Garcia yang sigap mengamankan gawang Barcelona. Peluang terbaik Espanyol di babak kedua tercipta pada menit ke-76, namun Joan Garcia kembali melakukan penyelamatan luar biasa dengan menepis tendangan Carlos Romero.

Upaya menekan Barcelona akhirnya membuahkan hasil manis di menit-menit akhir pertandingan.

  • Gol Pembuka Barcelona: Pada menit ke-86, Dani Olmo berhasil memecah kebuntuan dengan tendangan melengkung yang tak mampu dijangkau oleh Dmitrovic. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Barcelona.
  • Gol Pengganda Keunggulan: Tak berselang lama, Robert Lewandowski berhasil menggandakan keunggulan Barcelona setelah memanfaatkan umpan tarik dari rekan setimnya pada menit ke-90.

Keunggulan 2-0 tersebut bertahan hingga laga usai, memastikan kemenangan penting bagi Barcelona dalam Derbi Catalan.

Susunan Pemain

Espanyol (4-4-2):
M. Dmitrovic; F. Calero, L. Cabrera, C. Romero, O. El Hilali; T. Dolan, P. Lozano, Gonzalez de Zarate, Pere Mila; R. Fernandez, E. Exposito.

Barcelona (4-2-3-1):
J. Garcia; P. Cubarsi, G. Martin, J. Kounde, A. Balde; F. de Jong, E. Garcia; Raphinha, Lamine Yamal, Marcus Rashford; F. Torres.