Olahraga

Fabregas: Como Belum Setara Milan, Inter, Napoli

×

Fabregas: Como Belum Setara Milan, Inter, Napoli

Sebarkan artikel ini

Cesc Fabregas Peringatkan Nicolas Kuhn Soal Ambisi Liga Champions: Fokus Hari Ini, Bukan Mimpi Terlalu Jauh

Euforia kemenangan besar yang menyelimuti kubu Como 1907 tampaknya perlu sedikit diredam. Cesc Fabregas, pelatih kepala Como 1907, baru-baru ini memberikan peringatan kepada salah satu pemainnya, Nicolas Kuhn, mengenai ambisi yang dianggapnya terlalu dini untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Meskipun performa tim yang dijuluki “I Lariani” sedang menanjak pesat, Fabregas berpendapat bahwa mimpi besar tersebut berpotensi membuat tim kehilangan pijakan.

Fabregas, juru taktik asal Spanyol yang dikenal dengan gaya permainan cerdasnya, mengingatkan bahwa level Como saat ini belum setara dengan klub-klub raksasa Serie A yang telah lama mendominasi kompetisi, seperti AC Milan, Inter Milan, dan Napoli. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya fokus pada setiap pertandingan yang ada di depan mata.

“Kuhn berasal dari lingkungan Liga Champions,” ujar Fabregas, merujuk pada pengalaman Kuhn sebelumnya bersama Celtic. “Saya memahami ambisinya dengan baik, tetapi kita tidak boleh berpikir bahwa kita lebih kuat dari AC Milan, Inter Milan, dan Napoli.”

Fabregas melanjutkan, “Mungkin di masa depan kita bisa membicarakan hal tersebut. Namun, hari ini tantangan sebenarnya adalah melawan diri kita sendiri. Ada fase-fase dalam perkembangan tim, dan saat ini kita bahkan telah melampaui apa yang kita bayangkan dua tahun lalu. Tetapi kita perlu tetap tenang dan membumi.”

Baca Juga :  Flick: 18 Bulan, 4 Trofi, Barcelona Kembali Berjaya!

Ambisi Kuhn Muncul Pasca Kemenangan Telak

Keinginan Nicolas Kuhn untuk berlaga di panggung Liga Champions musim depan bukanlah tanpa alasan. Ambisi tersebut ia lontarkan segera setelah Como meraih kemenangan telak dengan skor 6-0 atas Torino dalam lanjutan Liga Italia akhir pekan lalu. Kemenangan impresif ini semakin memperkuat posisi Como dalam persaingan untuk finis di zona empat besar, yang berarti tiket menuju Liga Champions.

Saat ini, Como menempati posisi keenam dalam klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 40 poin. Mereka hanya berjarak tiga angka dari Napoli yang berada di urutan keempat. Posisi ini tentu saja membuka celah bagi Como untuk bermimpi lebih tinggi.

“Tujuan kami? Tentu saja untuk lolos ke kompetisi Eropa,” ungkap Kuhn, menunjukkan tekadnya. “Kami tetap rendah hati meskipun melihat posisi kami di klasemen. Namun, tujuan kami adalah untuk mencoba bertahan di posisi papan atas.” Pemain asal Jerman ini menegaskan bahwa meskipun bersikap membumi, ambisi untuk bersaing di level tertinggi tetap ada.

Perjalanan Como yang Mengesankan di Bawah Arahan Fabregas

Sejak ditangani oleh Cesc Fabregas, Como 1907 telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Tim ini berhasil bertransformasi dari tim yang berjuang di papan tengah menjadi penantang serius di papan atas Serie A. Gaya permainan yang diterapkan Fabregas, yang mengedepankan penguasaan bola, transisi cepat, dan kedisiplinan taktis, telah membuahkan hasil yang nyata.

Baca Juga :  Ramalan zodiak Pisces 4 Januari 2026: Mulai dari cinta, karier, kesehatan, dan keuangan

Performa Como musim ini menjadi bukti nyata dari kerja keras dan strategi yang matang. Kemenangan-kemenangan penting, termasuk skor telak melawan Torino, menunjukkan bahwa tim ini memiliki potensi besar dan mentalitas juara.

Tantangan Berikutnya: Menjamu Atalanta

Terdekat, Como 1907 dijadwalkan untuk kembali melakoni pertandingan penting di Serie A. Nico Paz dan kawan-kawan akan menjamu tim kuat Atalanta di kandang mereka, Stadio Giuseppe Sinigaglia. Pertandingan ini akan digelar pada hari Minggu, 1 Februari 2026.

Laga melawan Atalanta akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Como untuk membuktikan sejauh mana kemampuan mereka dalam menghadapi tim-tim papan atas. Jika Como mampu meraih hasil positif dalam pertandingan ini, hal tersebut akan semakin memperkuat keyakinan mereka dan para penggemar akan potensi mereka untuk mencapai target-target ambisius di akhir musim.

Fabregas tentu akan terus memantau perkembangan anak asuhnya, memastikan bahwa euforia kemenangan tidak mengaburkan fokus mereka. Keseimbangan antara ambisi dan realisme akan menjadi kunci bagi Como untuk dapat terus melangkah maju dan mewujudkan mimpi mereka di masa depan. Perjalanan Como musim ini masih panjang, dan setiap pertandingan akan menjadi batu loncatan penting dalam upaya mereka untuk mengukir sejarah baru di Serie A.